Previous Next

IAKN Kupang —Rangkaian Expo Moderasi Beragama Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menghadirkan instruktur nasional moderasi beragama Dr. Mastuki HS, M.Ag, Kepala Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI sebagai narasumber talkshow bertema “Beragama yang Berdampak: dari Spiritualitas Pribadi Menuju Transformasi Sosial” pada Jumat (21/11) di Lippo Plaza Kupang. Kehadirannya disambut antusias oleh peserta yang memenuhi lokasi kegiatan.

Dalam penyampaiannya, Dr. Mastuki menegaskan bahwa penyelenggaraan Expo Moderasi Beragama merupakan implementasi nyata dari Asta Protas Kementerian Agama RI. Ia menilai Indonesia sebagai bangsa yang kaya keberagaman dan memiliki kehidupan religius yang kuat, sehingga moderasi beragama menjadi kebutuhan mendasar dalam merawat persatuan.

“Indonesia majemuk sekaligus religius. Ini tantangan besar sekaligus potensi luar biasa bagi kita,” ungkapnya.

Ia memberikan apresiasi khusus kepada Nusa Tenggara Timur yang dianggap berhasil menerapkan praktik moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat. “NTT adalah laboratorium penerapan moderasi beragama,” tuturnya, disambut tepuk tangan peserta.

Lebih lanjut, Dr. Mastuki menjelaskan bahwa kualitas keberagamaan seyogianya tercermin dalam trilogi relasi manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta. Ketiganya harus berjalan harmonis agar kehadiran agama membawa kebaikan nyata bagi kehidupan sosial.

“Beragama yang berdampak berarti iman yang tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi mendorong perubahan yang lebih adil, damai, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya membawa praktik kerukunan beragama Indonesia ke panggung internasional sebagai teladan global, sebagaimana arahan Menteri Agama RI.

Menutup paparannya, Dr. Mastuki mengajak seluruh peserta untuk menghidupi spiritualitas yang mentransformasi lingkungan sosial. “Iman kita harus melahirkan tindakan yang membangun,” pungkasnya.

Talkshow ini menjadi salah satu agenda utama dalam Expo Moderasi Beragama IAKN Kupang yang berlangsung hingga 23 November 2025, yang juga diramaikan dengan pameran, karya kreatif, kompetisi, serta diskusi seputar toleransi antarumat beragama di NTT.

Penulis: Yoel Umbu Runga Riti & Merling Messakh
Administrator : Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media