IAKN Kupang (Kemenag) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Tahun Anggaran 2024 secara daring, Senin (26/5), sebagai bagian dari pelantikan nasional serentak yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Sebanyak 79 PPPK yang terdiri dari 13 dosen dan 66 tenaga kependidikan resmi dilantik melalui Zoom Meeting yang tersambung langsung dengan panitia pusat. Para peserta mengenakan seragam KORPRI lengkap, sesuai ketentuan nasional. Rangkaian acara diawali dengan gladi resik pada pukul 11.00 WIB, dilanjutkan dengan pelantikan resmi pukul 13.00 WIB.
Pelaksanaan di IAKN Kupang berlangsung secara khidmat, dihadiri langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., para Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK Drs. Yorhans S. Lopis, M.Si., serta jajaran perangkat rektorat dan biro. Kehadiran pimpinan menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung penguatan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Rektor Dr. I Made Suardana, M.Th., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses seleksi hingga pelantikan PPPK, termasuk pimpinan sebelumnya, biro kepegawaian, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang turut berkontribusi dalam proses pengabdian para ASN baru.
Rektor menekankan bahwa IAKN Kupang dibangun dalam semangat cinta kasih dan kebersamaan sebagai satu rumah besar. “Kita ingin menghadirkan kehidupan kampus sebagai ruang saling mencintai dan saling menghidupkan. Ini adalah bentuk keluhuran yang harus kita rawat bersama,” ujarnya.
Mengangkat core value IAKN Kupang “Sicut in Caelo et in Terra” (Di Bumi seperti di Surga), Rektor mengajak seluruh PPPK yang dilantik untuk membangun nilai-nilai luhur seperti kejujuran, ketulusan, dan integritas dalam tugas sehari-hari. “Mentalitas adalah fondasi budaya kerja. Tanpa mentalitas yang kuat, kita mudah runtuh. Maka mari kita jaga integritas ini sebagai bagian dari tanggung jawab kita terhadap lembaga dan terhadap diri sendiri,” tambahnya.
Rektor juga mengingatkan pentingnya sinergi dalam struktur dan kepemimpinan, serta aktualisasi tanggung jawab sebagai ASN. Ia mengajak semua PPPK untuk menghargai dan mendukung kinerja pimpinan, membangun kolaborasi, dan terus meningkatkan kapasitas diri secara berkelanjutan.
Pelantikan ini turut mengintegrasikan program Asta Protas Kemenag Berdampak, khususnya dalam aspek Penguatan Ekoteologi. Sebagai bentuk aksi nyata, seluruh PPPK yang dilantik diimbau untuk melakukan penanaman satu bibit pohon di lingkungan kerja, satuan pendidikan keagamaan, atau rumah ibadat, sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Mengakhiri arahannya, Rektor mengingatkan bahwa tugas sebagai ASN adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara administratif tetapi juga secara moral dan spiritual. “Gunakan setiap berkat, termasuk gaji dan tunjangan, untuk membahagiakan keluarga, memberdayakan ekonomi rumah tangga, dan menjadi berkat bagi sesama. Jangan langsung tergoda membeli mobil mewah. Syukurilah dengan bijak dan bertanggung jawab,” tegasnya.*
Penulis : Devrialdo Pa’at & Merling Messakh
Administrator : Yermi Solukh



