Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag) — Expo Moderasi Beragama Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menghadirkan sesi talkshow ketiga pada Jumat, 21 November 2025 di Lippo Plaza Kupang dengan tema testimoni para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri dalam menginternalisasikan nilai moderasi beragama di kehidupan kampus. Keempat narasumber berbagi pengalaman dan praktik baik dalam mengimplementasikan moderasi beragama di lingkungan akademik masing-masing.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, membuka sesi dengan menjelaskan komitmen IAKN Kupang dalam menjaga spirit moderasi beragama melalui berbagai kebijakan kelembagaan. Beliau menyampaikan bahwa IAKN Kupang memiliki Pusat Moderasi Beragama yang terus aktif menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama.

“Salah satu kebijakan prioritas kelembagaan kami adalah membangun kampus inklusif yang juga mendukung Asta Protas Menteri Agama RI. Hal ini dilaksanakan dalam berbagai kebijakan dan kegiatan,” tegas Rektor IAKN Kupang.

Dr. I Made Suardana menjelaskan bahwa dosen-dosen IAKN Kupang telah menghasilkan beberapa karya penelitian yang memuat nilai moderasi beragama. Penelitian tersebut dilaksanakan bersama mahasiswa dan salah satu produknya adalah book chapter moderasi beragama. IAKN Kupang juga memiliki podcast yang digunakan untuk terus mewacanakan spirit moderasi beragama kepada khalayak luas.

Rektor IAKN Toraja, Dr. Agustinus, M.Th, memaparkan berbagai program inovatif yang dilaksanakan di kampusnya. Beliau menjelaskan bahwa IAKN Toraja memiliki lembaga Rumah Moderasi yang aktif menginternalisasikan nilai moderasi beragama melalui berbagai kegiatan.
“Kami rutin melaksanakan kemah moderasi dan kemah pandega moderasi Pramuka IAKN Toraja. IAKN Toraja akan terus mewacanakan dan mengaktualisasikan semangat moderasi beragama,” jelasnya.

Dr. Agustinus juga menyampaikan bahwa di IAKN Toraja terdapat beberapa dosen dan pegawai yang beragama muslim dan sangat diterima dalam lingkungan kampus. Sebagai bentuk nyata komitmen moderasi beragama, IAKN Toraja melaksanakan KKN tematik dengan menempatkan mahasiswa di daerah pinggiran yang mayoritas muslim.
“Mari menikmati kepelbagaian kita sebagai manusia yang hidup dalam keberagaman,” ajak Rektor IAKN Toraja.

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak IAKN Tarutung, Melinda Siahaan, Ph.D, membagikan pengalaman IAKN Tarutung dalam mengelola tiga desa moderasi beragama. Beliau menjelaskan bahwa IAKN Tarutung aktif melaksanakan berbagai kegiatan pada desa moderasi beragama tersebut serta mengintegrasikan nilai moderasi beragama dalam program studi pastoral konseling.
“Kami aktif melaksanakan berbagai kegiatan moderasi beragama di masyarakat, seperti tour moderasi beragama, rembuk pemuda, literasi moderasi beragama, festival moderasi, dan berbagai kegiatan lainnya,” jelasnya.

Melinda Siahaan juga menambahkan bahwa IAKN Tarutung memiliki mata kuliah moderasi beragama yang secara khusus dirancang untuk menginternalisasikan nilai moderasi beragama kepada mahasiswa.

Kepala Pusat Pengembang Standar Mutu LPM sekaligus Pengurus Rumah Moderasi Beragama IAKN Manado,
Dr. Ir. Samuel Wailan Leonard Wanget, M.Th, menyampaikan langkah strategis IAKN Manado dalam memperkuat moderasi beragama. Beliau mengungkapkan bahwa IAKN Manado memiliki Rumah Moderasi Beragama yang melaksanakan berbagai kebijakan dan kegiatan untuk internalisasi nilai moderasi beragama.
“IAKN Manado dan IAIN Manado akan membangun kampus moderasi beragama pada suatu lahan yang sama. Ini adalah wujud kolaborasi nyata antarumat beragama,” ungkap Dr. Samuel.
Beliau juga menjelaskan bahwa untuk penguatan moderasi beragama, IAKN Manado terus melaksanakan pengembangan kompetensi dan karakter mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan agar memiliki wawasan dan sikap moderasi beragama. IAKN Manado juga mengelola desa moderasi beragama sebagai wujud nyata aktualisasi moderasi beragama.
“Kami melaksanakan berbagai kegiatan kolaborasi bersama kampus-kampus lain seperti IAIN Manado yang bertujuan untuk internalisasi moderasi beragama,” tambahnya.

Talkshow testimoni para pimpinan PTKK Negeri ini memberikan inspirasi dan pembelajaran berharga tentang berbagai strategi dan praktik baik dalam mengimplementasikan moderasi beragama di perguruan tinggi. Keempat institusi menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan kampus inklusif yang menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dan toleransi.

Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
editor : Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media