IAKN Kupang (Kemenag) – Sebanyak 14 ASN di Lingkup Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya oleh Presiden Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para aparatur sipil negara (ASN) yang telah melaksanakan tugas tanpa cacat selama 10, 20, hingga 30 tahun masa kerja.
Prosesi penyerahan dilakukan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada Minggu (17/08/2025) di halaman IAKN Kupang. Penyematan tanda kehormatan dilakukan langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., didampingi Kepala Biro AUAK, Drs. Yorhans S. Lopis, M.Si.
Adapun daftar penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya adalah sebagai berikut:
Satyalancana Karya Satya XXX Tahun:
Dr. Umar Ali, M.Pd
Drs. Yakobus Beda Kleden, M.M
Drs. Sem Saetban, M.M
Satyalancana Karya Satya XX Tahun:
Jerince Imelda Ginalia Foeh, S.Pd., M.M
Satyalancana Karya Satya X Tahun:
Leryani Mince Maria Manuain, M.Si
Mieke Yen Manu, M.Th
Sance Mariana Tameon, M.Pd.K
Marla Marisa Djami, M.Si
Junaity Soften Sine, M.Pd
Martin Chrisani Liufeto, M.Pd
Nelci Nafalia Ndolu, M.Th
Ferdinant Alexander, M.Pd.K
Yenry Anastasia Pellondou, M.Si
Petrus Tongkal, S.Th., M.Pd.K
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Kupang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para penerima penghargaan. “Penghargaan ini adalah wujud dedikasi, kesetiaan, kejujuran, kebenaran dan ketulusan mengabdi. Lihatlah tanda ini sebagai tanda kehormatan yang disematkan di dada. Itu berarti seluruh daya, upaya, energi, terbentuk dengan kekuatan yang sama untuk menjadikan Lembaga ini semakin baik ke depan. Sehingga dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada Lembaga, tetapi kepada Tuhan” Tegasnya.
Penyerahan tanda kehormatan ini meneguhkan kembali komitmen IAKN Kupang dalam mendukung pembangunan bangsa melalui jalur pendidikan tinggi, sekaligus menjadi momentum untuk terus melahirkan karya dan pengabdian yang nyata demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa.*
Penulis: Merling Messakh
Foto : Fredy Duka
Administratora: Yermi Solukh



