Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan Apel Kesadaran pada Senin (19/01/2026) yang diikuti oleh seluruh civitas akademika IAKN Kupang. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., selaku pembina apel.

Dalam arahannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pimpinan dan sivitas akademika dalam mengakselerasi berbagai capaian kelembagaan. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari keterlibatan aktif seluruh unsur pimpinan, mulai dari dekan, direktur pascasarjana, pimpinan unit, lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga seluruh tenaga kependidikan.

Salah satu capaian penting yang disampaikan Rektor adalah peringkat IAKN Kupang dalam Webometrics, di mana secara nasional IAKN Kupang berada pada peringkat 932, sama seperti tahun sebelumnya. Namun secara regional, IAKN Kupang berhasil menempatkan diri sebagai salah satu dari 12 kampus terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menurut Rektor, capaian tersebut patut disyukuri karena menunjukkan bahwa pengelolaan akademik dan nonakademik, termasuk sistem pertanggungjawaban berbasis digital, publikasi kelembagaan, serta keterbukaan informasi, telah berjalan dengan baik. Ia menekankan bahwa capaian ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan melalui penguatan kultur akademik yang berorientasi pada dampak dan inovasi.

Rektor juga menaruh perhatian serius pada pentingnya publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh produk keilmuan yang dihasilkan dosen melalui penelitian dan pengabdian harus dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi nasional maupun internasional sebagai bagian dari penguatan reputasi institusi dan peningkatan kepercayaan publik.

“Kita harus mengarusutamakan kajian ilmiah untuk menjawab tantangan literasi. Menulis dan mempublikasikan, termasuk opini ilmiah, merupakan bagian penting dari tanggung jawab akademik kita,” tegas Rektor.

Dalam arahannya, Rektor juga mengingatkan agar seluruh sivitas akademika menjaga etika kelembagaan, khususnya dalam penggunaan media sosial. Ia mengajak seluruh warga kampus untuk menahan diri, mengedepankan dialog internal, dan menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa merusak citra institusi melalui narasi negatif di ruang publik.

“Semua pekerjaan dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita adalah keluhuran hidup. Dalam bahasa iman, itu adalah anugerah. Tidak ada pekerjaan yang besar atau kecil, semuanya berharga di hadapan Tuhan,” ungkapnya.

Selain itu, Rektor menyampaikan perkembangan akademik lainnya, antara lain penyelesaian 25 persoalan integrasi Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang kini telah dituntaskan dan sedang ditindaklanjuti. Pada tahun ini, IAKN Kupang juga berencana mengusulkan beberapa dosen yang memenuhi syarat untuk jabatan Lektor Kepala, serta membuka peluang untuk menghadirkan Guru Besar di lingkungan kampus.

Apel Kesadaran kemudian dilanjutkan dengan ibadah awal pekan yang dilayani oleh Ibu Elisabeth H. Sumarsono, S.Si. Teol., M.A. Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa lawan dari kasih adalah sikap apatis, dan mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memelihara kasih kepada Tuhan, sesama, dan seluruh ciptaan.

“Jangan mencoret gambaran Allah dari hidup kita,” pesannya, seraya mengajak jemaat merefleksikan firman Tuhan dari Matius 6:11–12 dan Yakobus 4:17 sebagai dasar hidup beriman dan bertanggung jawab.*

Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media