Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Ekoteologi Yang Membumi: Iman, Kebijakan Publik, Gerakan Sosial Budaya dalam Merawat Ciptaan” pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan yang diikuti oleh civitas akademika ini berlangsung dengan antusias sebagai upaya mengembangkan kesadaran ekologi di lingkungan kampus.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Merling Messakh, M.Pd menyampaikan bahwa ekoteologi merupakan salah satu Asta Protas Kementerian Agama yang harus diwujudkan. “Kuliah umum ini bertujuan untuk mengembangkan kesadaran ekologi civitas IAKN Kupang serta mengajak seluruh civitas untuk bertumbuh dan berkomitmen merawat ciptaan sebagai tanggung jawab iman dan akademik,” ujarnya.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam menghadapi persoalan ekologi. “Ekoteologi mengajak kita untuk mengembalikan bumi kepada nature-nya. Saat ini banyak persoalan ekologi yang membutuhkan kepedulian kolektif kita,” katanya.

Rektor juga mengajak seluruh civitas akademika untuk memiliki komitmen spiritual dalam mengupayakan kehidupan ekologi yang lebih baik. “Mari mempunyai komitmen spiritual untuk terus mewacanakan dan mengupayakan kehidupan ekologi yang lebih baik,” tegasnya.

Kuliah umum ini menghadirkan tiga narasumber kompeten dari berbagai latar belakang. Prof. Dr. Sonny Eli Zaluchu, M.A, M.Th, D.Min, DSA membawakan materi “Ekoteologi Biblika: Mandat Allah atas Ciptaan dan Tanggung Jawab Manusia”. Pdt. Ira Mangililo, Ph.D memaparkan “Ekoteologi sebagai Gerakan Sosial Budaya: Peran Gereja dalam Membangun Kesadaran dan Aksi Lingkungan”.

Sementara itu, perspektif tata kelola pemerintahan dihadirkan oleh Wildrian Ronald Otta, SSTP., MM, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, melalui materi “Tanggung Jawab Ekologis dalam Tata Kelola Kota: Persoalan Sampah sebagai Panggilan Moral Bersama”.

Kuliah umum yang berlangsung dengan antusias tinggi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi civitas akademika IAKN Kupang untuk mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai bentuk tanggung jawab iman maupun akademik dalam merawat ciptaan Tuhan.

Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Foto: Fredy Duka
Editor: Merling Messakh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media