Previous Next

Gebrakan IAKN Kupang di Pesparawi Nasional XIV 2026: Mengawal Harmoni NTT dari Kampus menuju Panggung Nasional

IAKN Kupang (Kemenag RI) —
Perkembangan seni keagamaan di tanah air terus bergerak dinamis menembus batas-batas modernisasi. Menjawab tantangan globalisasi tersebut, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang membuktikan diri bukan sekedar penonton, melainkan motor penggerak utama dalam pelestarian dan pengembangan musik gereja di Indonesia.
Melalui Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK), IAKN Kupang menunjukkan taringnya di panggung megah akbar nasional. Lembaga pendidikan tinggi keagamaan kebanggaan Nusa Tenggara Timur (NTT) ini resmi mengirimkan representasi terbaiknya-mulai dari jajaran pimpinan, dosen, hingga para alumni lintas generasi-untuk merebut panggung Pekan Seni Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV 2026 yang digelar di Manokwari, Papua Barat.

Kolaborasi Akademisi dan Pemuda Gereja
Keikutsertaan kontingen dalam ajang mercusuar tiga tahunan ini bukan sekedar partisipasi biasa. Ini adalah manifestasi nyata dari kurikulum berbobot dan lingkungan akademik yang hidup. Kekuatan utama kontingen NTT kali ini terletak pada sinergi yang kuat di jajaran pelatih dan pendamping.

Hadir langsung mengawal para peserta adalah Wakil Rektor 1 IAKN Kupang, pak Maryon Daniamaputera Pattinaja, Ph.D., bersama Ketua Jurusan Musik Gereja dan Peribadatan Kristen, Abraham satya Graha, Ph.D., Keduanya turun tangan langsung bertindak sebagai pelatih sekaligus pendamping taktis yang menempa kemampuan para peserta.

Komposisi kontingen yang dikirimkan-pun terbilang sangat solid. Pada kategori Musik Pop Gereja (MPG) dan kategori paduan suara yang mewakili Provinsi NTT, keanggotaannya merupakan perpaduan harmonis antara pemuda-pemudi gerejawi di NTT dan para alumni FSKK IAKN Kupang. Mereka mengambil peran-peran krusial yang menentukan, baik sebagai penyanyi di barisan depan maupun sebagai pemusik yang menghidupkan aransemen di atas panggung.

Langkah berani ini menuai apresiasi luas. Kehadiran para alumni yang kini telah bertransformasi menjadi praktisi musik andal menunjukkan betapa kuatnya ikatan ideologis dan kecintaan mereka terhadap almamater serta pelayanan. Mereka membawa bekal keilmuan yang matang dari kampus untuk dikolaborasikan dengan pengalaman lapangan, menciptakan harmoni yang siap menggetarkan panggung Pesparawi di Manokwari.
“Ini adalah bukti sahih bahwa alumni dan dosen IAKN Kupang tidak menutup mata terhadap arus global.

Kita tidak hanya melaju, kita memimpin di depan demi kemajuan musik gereja nasional.”
Di tengah gempuran tren musik modern, keterlibatan aktif FSKK IAKN Kupang di Pesparawi Nasional XIV menjadi oase yang menyegarkan. Musik gereja dituntut untuk terus relevan tanpa kehilangan kesakralan dan esensi teologisnya. Di sinilah peran krusial para akademisi, pemuda, dan alumni IAKN Kupang diuji sekaligus diapresiasi: mereka membawa standardisasi musik yang tinggi, teknik vokal yang presisi, dan manajemen paduan suara yang profesional ke tingkat nasional.

Keikutsertaan ini mengirimkan pesan kuat kepada publik nasional bahwa IAKN Kupang adalah rahim yang subur bagi lahirnya para maestro musik gereja masa depan. Gerak cepat dan adaptif yang ditunjukkan oleh institusi ini di bawah panji Fakultas Seni Keagamaan Kristen patut diacungi jempol. Mereka tidak hanya merawat talenta, tetapi juga membangun peradaban musik gerejawi yang siap bersaing di kancah global.

Dari Kupang untuk Indonesia, harmoni yang dibawa oleh para pelatih, pemuda, dan alumni di Manokwari adalah persembahan terbaik-sebuah catatan emas dedikasi yang layak menerima apresiasi tertinggi dari seluruh masyarakat kontemporer saat ini.

Penulis : Imanuel Letma
Editor: Merling Messakh
Administrator : Allan Pandie 

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media