Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Implementasi SAPTO 2.0. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sasando, Kupang, ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan perguruan tinggi menghadapi tantangan peningkatan mutu dan akreditasi yang semakin dinamis.

Pelatihan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas pimpinan IAKN Kupang, koordinator program studi, auditor mutu internal, tenaga kependidikan, serta perwakilan lembaga penjaminan mutu dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan tinggi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., yang menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman. Menurutnya, mutu bukan hanya menjadi tanggung jawab LPM, tetapi merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika.

“Budaya mutu harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap unit di lingkungan kampus. Ketika seluruh proses akademik dan tata kelola dilaksanakan berdasarkan standar yang jelas dan dievaluasi secara berkelanjutan, maka kualitas institusi akan terus meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap IAKN Kupang semakin kuat,” ujar Rektor.

Untuk memperkaya wawasan peserta, LPM menghadirkan narasumber dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang memberikan penguatan mengenai implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, penerapan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), pemanfaatan aplikasi SAPTO 2.0 dalam proses akreditasi, serta strategi penyusunan tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI).

Selama dua hari pelatihan, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mengikuti sesi praktik dan diskusi mengenai implementasi instrumen mutu, penyusunan dokumen pendukung akreditasi, serta langkah-langkah pengembangan sistem penjaminan mutu yang efektif dan berkelanjutan di masing-masing unit kerja.

Melalui pelatihan ini, LPM IAKN Kupang berharap seluruh peserta mampu mengoptimalkan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai budaya kerja yang melekat dalam setiap proses akademik dan administratif. Selain meningkatkan kesiapan menghadapi akreditasi, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penjaminan mutu, IAKN Kupang terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia, gereja, masyarakat, serta bangsa.

Released: LPM
Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media