Previous Next

IAKN Kupang – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th tampil sebagai narasumber dalam Dialog Kupang Siang yang disiarkan RRI Kupang, Kamis (13/8/2026), dengan tema “IAKN Kupang Level Up, Jadi Hebat, Jadi Bermakna dan Jadi Diri Sendiri”. Dipandu presenter Erika Gultom, dialog tersebut memaparkan arah pengembangan kelembagaan IAKN Kupang yang bertumpu pada tiga pilar dan tiga daya, sehingga masyarakat NTT memperoleh gambaran langsung mengenai kemajuan kampus yang kini terus bertumbuh dan berkembang.

Rektor menegaskan bahwa tema dialog tersebut merupakan cerminan arah kepemimpinannya. Kampus tidak hanya didorong untuk naik kelas secara kelembagaan, tetapi juga bermakna bagi masyarakat dan tetap berpijak pada jati dirinya sendiri.
Untuk mencapai hal tersebut, kepemimpinannya diarahkan pada tiga pilar utama kelembagaan, yaitu mentality building, capacity building, dan identity building. Ketiga pilar itu menjadi kerangka kerja untuk membangun karakter sivitas akademika, meningkatkan kompetensi, sekaligus meneguhkan jati diri institusi.

Selain tiga pilar, Rektor menjelaskan bahwa pembangunan IAKN Kupang digerakkan oleh tiga daya. Pertama, daya ungkit, yang bersumber dari potensi, passion, dan nilai yang kuat. Kedua, daya angkat, berupa kapasitas dan kompetensi internal kampus. Ketiga, daya angkut, yaitu kejelasan arah hendak dibawa ke mana IAKN Kupang ke depan.

Pada aspek penjaminan mutu, Rektor menyampaikan bahwa mutu kelembagaan dioptimalkan melalui penguatan peran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Satuan Pengawasan Internal (SPI). Kedua unit tersebut diposisikan sebagai penopang utama kendali mutu akademik dan pengawasan internal kampus.

Penguatan mutu tersebut, kata Rektor, berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia. Ia menyebut IAKN Kupang mencatat sejarah dengan delapan dosen yang meraih jabatan fungsional Lektor Kepala serta puluhan dosen yang menerima sertifikasi dosen. Capaian tersebut dinilai memperkuat kualitas layanan akademik sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran yang diterima mahasiswa.

Rektor juga menyoroti aspek tata kelola keuangan. Ia menyatakan transparansi keuangan dijaga ketat, termasuk dengan tidak memperbolehkan penerimaan fee maupun gratifikasi dalam bentuk apa pun. Sejalan dengan itu, IAKN Kupang tengah menggalakkan pembangunan Zona Integritas sebagai upaya mewujudkan tata kelola yang bersih dan melayani.

Seluruh program yang dijalankan, lanjut Rektor, diintegrasikan dengan upaya pencapaian Asta Protas Kementerian Agama RI serta core value IAKN Kupang, Sicut in Caelo et in Terra. Integrasi tersebut dimaksudkan agar kebijakan kampus sejalan dengan prioritas nasional Kementerian Agama tanpa kehilangan identitas nilai institusi.

Di bidang sarana dan prasarana, Rektor menyebut sejumlah pembenahan telah dan sedang dilakukan, antara lain penyediaan iceboard untuk ruang kelas, pengadaan smart TV, pengoperasian Kios K, serta penataan ruang terbuka kampus. Pembenahan ini diarahkan untuk mendukung kenyamanan proses pembelajaran dan aktivitas sivitas akademika.

Digitalisasi tata kelola turut menjadi perhatian. Rektor menjelaskan penggunaan aplikasi Srikandi kini diterapkan untuk tata naskah dan persuratan, sebagai bagian dari upaya mempercepat layanan administrasi sekaligus memperkuat akuntabilitas dokumen kelembagaan.

Melalui Dialog Kupang Siang, diseminasi informasi ini menjadi ruang pertanggungjawaban kampus kepada masyarakat atas program yang dijalankan.

Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media