IAKN Kupang (Kemenag RI) – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang terus memperkuat komitmennya dalam membangun kesehatan mental dan karakter mahasiswa melalui program pendampingan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Pendampingan Tahap II yang dilaksanakan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Mentality Building IAKN Kupang bagi mahasiswa Kelas I, pada Jumat (26/6/2026), di Ruang Layanan Konseling IAKN Kupang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pembinaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pada tahap kedua, pendampingan dilakukan dalam bentuk konseling kelompok yang dirancang untuk menciptakan ruang yang aman bagi mahasiswa dalam berbagi pengalaman, membangun kepercayaan, serta saling menguatkan di tengah berbagai tantangan kehidupan akademik maupun personal.
Pendampingan dipandu oleh Roberto Gabriel Hilly, M.Pd., yang berperan sebagai pendamping sekaligus konselor. Melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif, mahasiswa diajak mengenali kondisi emosional mereka, mengelola tekanan secara sehat, serta membangun kemampuan untuk menghadapi berbagai persoalan kehidupan dengan sikap yang lebih positif dan konstruktif.
Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan emosional kepada mahasiswa, meningkatkan rasa aman, serta mendorong proses pemulihan spiritual, psikologis, dan sosial. Selain itu, pendampingan juga diarahkan untuk membantu mahasiswa mengembangkan strategi coping yang sehat, meningkatkan rasa percaya diri dan penerimaan terhadap diri sendiri, serta memperkuat kualitas hidup mereka sebagai pribadi yang utuh.
Selama proses pendampingan, suasana berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk merefleksikan pengalaman hidup, mengungkapkan berbagai pergumulan yang dihadapi, sekaligus memperoleh penguatan melalui diskusi dan pendampingan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Program Mentality Building menjadi salah satu bentuk perhatian IAKN Kupang terhadap kesehatan mental mahasiswa. Institusi memandang bahwa keberhasilan akademik tidak dapat dipisahkan dari kondisi psikologis, spiritual, dan sosial yang sehat. Oleh karena itu, pendampingan semacam ini terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang peduli, inklusif, dan mendukung perkembangan setiap mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, IAKN Kupang berharap mahasiswa tidak hanya tumbuh menjadi insan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental, kematangan spiritual, serta kemampuan membangun relasi yang sehat dengan sesama. Dengan karakter yang kuat dan jiwa yang tangguh, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Penulis: Merling Messakh
Foto: Tim Satgas Mentality
Administrator: Yermi Solukh


