IAKN Kupang (Kemenag RI) – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan pelantikan pejabat akademik di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) untuk masa jabatan 2026–2028 pada Rabu (13/5/2026) di Lobi Pascasarjana IAKN Kupang. Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Christofel Saetban, M.Pd.K resmi dilantik sebagai Sekretaris Jurusan Ilmu Pendidikan Kristen pada FKIPK IAKN Kupang. Sementara itu, Fredericksen V. Amseke, M.Si dilantik sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD).
Sebelumnya, Fredericksen V. Amseke menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Ilmu Pendidikan Kristen. Dalam kesempatan ini, ia secara resmi diberhentikan dari jabatan sebelumnya dan dipercayakan untuk melanjutkan tanggung jawab baru sebagai Koordinator Program Studi PKAUD.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh Wakil Rektor I IAKN Kupang, Maryon Daniamaputra Pattinaja, Ph.D., dan Direktur Pascasarjana, Dr. Ezra Tari, M.Th., sebagai saksi pelantikan. Sedangkan Rohaniawan, Pdt. Jeni Isak Lele, M.Th.
Dalam arahannya, Rektor IAKN Kupang menegaskan bahwa jabatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan spiritualitas kepemimpinan.
“Kesempatan dan tanggung jawab yang diberikan melalui SK ini harus disyukuri. Jabatan bukan hanya soal kewenangan, tetapi tentang kualitas diri dan pertanggungjawaban kepemimpinan,” tegas Rektor.
Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak boleh dibangun di atas kesombongan ataupun kekuasaan formal semata. Menurutnya, setelah menerima amanah jabatan, setiap pemimpin harus bergerak menuju kepemimpinan yang transformatif dan melayani.
“Habis masa berlaku SK, habis juga kewenangan formal. Karena itu jangan membangun kepemimpinan di atas kesombongan, tetapi bangunlah kepemimpinan yang bertanggung jawab dan memberi dampak,” ujarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya spirituality leadership atau kepemimpinan berbasis spiritualitas. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari hati yang melayani, memiliki integritas, serta mampu membangun kerja sama dan kolaborasi yang sehat.
“Memimpin dengan hati berarti memberi ruang bagi Roh Kudus bekerja dalam setiap keputusan dan tanggung jawab pelayanan kita,” katanya.
Selain itu, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk menjaga budaya kerja yang konstruktif, saling menghargai, dan tidak saling menjatuhkan. Menurutnya, lembaga membutuhkan semangat perjuangan bersama untuk terus bertumbuh dan berkembang.
“Kita tidak punya banyak waktu untuk saling menjatuhkan. Kita membutuhkan waktu untuk saling memperjuangkan lembaga ini agar terus maju,” pesannya.
Secara khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Rektor meminta agar segera membangun adaptasi dan sinergi dalam menjalankan tugas. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan berbagai persoalan akademik maupun administrasi di lingkungan program studi dan jurusan secara bijaksana dan kolaboratif.
“Hari ini pemimpin baru hadir, khususnya di Program Studi PKAUD. Bangun program studi yang unggul, bermartabat, dan mampu melahirkan prestasi akademik maupun kelembagaan,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus bekerja dengan semangat, tanggung jawab, dan pengharapan demi masa depan IAKN Kupang yang lebih baik.
“IAKN Kupang hari ini adalah cerminan IAKN Kupang di masa depan. Sejauh mana kita berjuang hari ini, sejauh itu pula lembaga ini akan menunjukkan keberadaannya,” pungkasnya.
Penulis & Foto: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh


