Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melanjutkan rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan pelaksanaan hari kedua (28/08/2026) yang diisi dengan materi penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam dunia akademik. Pada sesi ini, materi disampaikan oleh Allan M. Pandie, S.Kom, selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAKN Kupang, dengan judul “Penggunaan Teknologi untuk Belajar, Berkarya, dan Berinovasi.”

Dalam pemaparannya, Allan menegaskan bahwa teknologi memiliki peran penting sebagai fondasi dalam mendukung proses pembelajaran, pengembangan kreativitas, serta inovasi mahasiswa di era digital. Ia juga menekankan bahwa sistem informasi kampus menjadi bagian penting dalam menunjang seluruh aktivitas akademik secara terintegrasi. UPT TIPD IAKN Kupang sendiri memiliki struktur kerja yang terbagi dalam fungsi manajerial dan teknis. Kepala unit, Allan M. Pandie, bertanggung jawab sebagai koordinator kebijakan dan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi kampus. Ia didukung oleh Rendy Aprilus Tagi, S.Kom sebagai pengelola pangkalan data yang menangani sinkronisasi data ke sistem nasional seperti PDDIKTI, NeoFeeder, dan PISN. Selanjutnya, Yermi Imanuel Solukh, S.Ak mengelola sistem akademik (SIAKAD) serta perencanaan kebutuhan teknologi, sementara Nofi Delson Veronika Hangge, S.Pd menangani layanan helpdesk dan arsip digital melalui SIMADU.

Dalam pelaksanaannya, UPT TIPD mengelola ekosistem digital kampus melalui Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) yang mencakup berbagai modul penting, mulai dari administrasi akademik, keuangan mahasiswa, sistem ujian berbasis komputer (CBT), hingga pelaporan data akademik. Sistem ini juga terintegrasi dengan platform pembelajaran digital Edlink yang digunakan mahasiswa untuk mengakses materi, presensi, serta pengumpulan tugas secara daring. Mahasiswa baru juga diberikan panduan penggunaan sistem, mulai dari login menggunakan NIM, pembaruan data akun, pengisian biodata, pembayaran UKT, hingga pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran proses akademik sejak awal perkuliahan.

Selain itu, Allan menekankan pentingnya ketepatan data pribadi mahasiswa. Kesalahan pengisian data seperti nama, tanggal lahir, atau NIK dapat berdampak pada berbagai layanan akademik, termasuk beasiswa, ujian akhir, hingga penerbitan ijazah nasional. Oleh karena itu, mahasiswa diminta untuk memastikan seluruh data sesuai dengan dokumen resmi yang berlaku. Dari sisi keamanan, mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga akun SIAKAD dengan baik, menggunakan password yang kuat, tidak membagikan akses kepada pihak lain, serta memastikan email aktif untuk keperluan pemulihan akun.

Sebagai bentuk layanan teknis, UPT TIPD menyediakan sistem bantuan melalui SIMADU yang terintegrasi dengan layanan WhatsApp. Melalui fitur ini, mahasiswa dapat menyampaikan kendala seperti lupa password, masalah KRS, maupun kendala pembayaran secara cepat melalui website resmi kampus. Melalui materi ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya terampil dalam menggunakan teknologi secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai literasi digital, keamanan data, serta penggunaan sistem akademik secara bijaksana. Dengan demikian, IAKN Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang modern, terintegrasi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Penulis : Philby Tafuakan, M.Sn
Foto: Fredy Duka
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media