ORASI ILMIAH WISUDA KE-7 IAKN KUPANG: Dr. Oscar Lumban Tobing, M.Th. Tekankan Moderasi Beragama melalui Hospitalitas Intensional
IAKN Kupang (Kemenag) – Dalam prosesi penuh hikmat Wisuda ke-7 Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang pada Senin (30/06/2025), orasi ilmiah yang menggugah disampaikan oleh Dr. Oscar Lumban Tobing, M.Th., Wakil Direktur Program Pascasarjana IAKN Kupang. Mengangkat tema “Hospitalitas Intensional: Ide dan Praksis Moderasi Beragama dalam Perspektif Kristen”, orasi ini mengukuhkan pentingnya sikap terbuka, terencana, dan aktif dalam membangun relasi lintas iman di tengah dunia yang semakin plural.
Dr. Oscar, yang baru saja menyelesaikan studi doktoral di bidang Perjanjian Lama pada Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Jakarta (September 2024), merupakan salah satu akademisi muda yang bersinar di lingkungan IAKN Kupang. Ia juga dikenal sebagai awardee program beasiswa Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI dan peserta Sandwich Program on Biblical Studies di University of Groningen, Belanda. Kiprahnya melintasi ruang akademik dan gerejawi diperkuat lewat keterlibatannya sebagai pendeta di Gereja Anglikan Indonesia dan kolaborasinya dengan National University of Singapore.
Dalam orasi ilmiahnya, Dr. Oscar menegaskan bahwa hospitalitas—keramahtamahan sebagai nilai inti dalam iman Kristen—harus dijalankan secara intensional, bukan sebagai respons pasif, melainkan sebagai kesadaran aktif, terencana, dan teologis dalam menjawab kompleksitas kehidupan antarumat beragama.
“Hospitalitas intensional bukan sekadar sikap baik hati, tetapi merupakan praktik iman yang lahir dari narasi Alkitabiah dan aktual dalam sejarah keselamatan,” tegasnya di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Ia menguraikan tiga karakter utama dari hospitalitas intensional, yaitu:
Terencana – Tindakan yang dipersiapkan dan didiskusikan secara konsisten dalam tradisi kenabian, dengan dasar biblis seperti nubuat tentang inkarnasi Kristus.
Aktual – Dilaksanakan dalam kehidupan nyata dan membawa dampak pada relasi antarindividu dan komunitas lintas iman.
Aktif – Mewakili inisiatif ilahi yang berkesinambungan, hadir dalam karya keselamatan Allah dan pemeliharaan Roh Kudus.
Menurutnya, hospitalitas intensional merupakan jawaban teologis yang relevan dalam membangun moderasi beragama secara holistik. Ia bukan hanya menekankan pentingnya toleransi sebagai konsep, tetapi juga menantang umat Kristen untuk hadir dalam ruang-ruang interaksi sosial dan spiritual dengan niat tulus, strategi jelas, dan komitmen berkelanjutan.
“Moderasi beragama tidak cukup dengan retorika. Ia harus menjadi etos hidup yang dibentuk dalam liturgi, dikhotbahkan dalam mimbar, dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Oscar dengan penuh penekanan.
Orasi ilmiah ini menjadi penanda penting dalam arah pemikiran teologis di IAKN Kupang, memperkaya khazanah akademik sekaligus memperkuat kesiapan para lulusan untuk menjadi pelayan dan pemimpin umat yang inklusif, relevan, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman..*
Penulis : Devrialdo Pa’at & Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh



