IAKN Kupang (Kemenag) —Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali mencetak sejarah dengan menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-7 pada Senin, 30 Juni 2025. Bertempat di Ballroom Hotel Aston Kupang, acara ini mewisuda sebanyak 149 sarjana dari tiga fakultas dan sembilan program studi. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh sukacita, menandai berakhirnya masa studi para lulusan sekaligus awal dari pengabdian baru mereka di tengah masyarakat.
Kesuksesan penyelenggaraan wisuda ini tidak lepas dari kerja keras dan profesionalisme Panitia Wisuda Ke-7. Seluruh rangkaian acara dirancang dengan rapi dan menyentuh, menggabungkan unsur budaya lokal, spiritualitas, dan atmosfer akademik yang bermartabat. Suasana menjadi semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting dari kalangan pemerintahan, TNI/Polri, akademisi, serta lembaga-lembaga gerejawi. Di antaranya, Kepala LLDIKTI Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka, Staf Ahli Gubernur NTT Drs. Adi Mandala, dan Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag NTT Yakobus Oktovianus, yang hadir mewakili Gubernur dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Korem 161/Wirasakti, Kejaksaan Negeri, Polresta Kupang, dan lembaga pendidikan tinggi mitra.
Sebanyak 149 lulusan berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Fakultas Ilmu Sosial dan Keagamaan Kristen (FISKK), dan Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK). Program studi dengan jumlah lulusan terbanyak adalah Pendidikan Agama Kristen (89 orang), disusul Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (30 orang), dan Misiologi (9 orang). Sementara itu, program studi dengan lulusan terbaik masing-masing diwakili oleh Marse Kale Uke, S.Pd dari Program Studi MPK (FKIPK), Aprilia Kaut, S.Sos dari Program Studi Sosiologi Agama (FISKK), dan Chrismas Waang, S.Sn dari Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan (FSKK).
Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Oscar Lumban Tobing, M.Th, Wakil Direktur Pascasarjana IAKN Kupang, dengan tema “Hospitalitas Intensional: Ide dan Praksis Moderasi Beragama dalam Perspektif Kristen.” Dalam paparannya, Dr. Oscar menekankan pentingnya sikap hospitalitas sebagai bentuk nyata dari iman yang aktif dan transformatif di tengah masyarakat plural. Ia mengajak lulusan untuk tidak berhenti pada toleransi pasif, tetapi melangkah lebih jauh menjadi pribadi yang membuka ruang dialog dan pelayanan lintas iman.
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, menyampaikan visi strategis lembaga untuk menjadi kampus berbasis riset yang moderat, modern, dan harmoni. Ia menekankan pentingnya transformasi karakter melalui sepuluh nilai mentalitas baru, antara lain etika, kepemimpinan melayani, integritas, dan orientasi global. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Amheka, memberikan apresiasi terhadap IAKN Kupang sebagai institusi yang mampu menjawab tantangan pendidikan di Indonesia Timur dengan pendekatan berbasis nilai spiritual dan sosial. Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan oleh Drs. Adi Mandala, para lulusan didorong untuk peka terhadap persoalan sosial seperti kemiskinan dan stunting, dan menjawabnya dengan kasih, keteladanan, serta aksi nyata di tengah masyarakat.
Rangkaian wisuda juga diwarnai dengan berbagai momen emosional dan kultural. Prosesi pembukaan diawali dengan arak-arakan pasangan Bhineka Tunggal Ika yang mengenakan busana adat dari Sabu, Alor, Rote, dan Timor. Ikrar alumni dibacakan oleh Aprilia Kaut, S.Sos, sementara sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Marse Kale Uke, S.Pd, yang mengajak rekan-rekannya untuk menjadi terang dan berkat di mana pun mereka berada. Salah satu momen paling mengharukan adalah penghormatan kepada orang tua yang diiringi lagu “Satu Tetes Air Susu Mama,” dibawakan oleh Ancila Domini Choir bersama Chrismas Waang, S.Sn.
Acara diakhiri dengan doa bersama oleh Pdt. Mefi Raja Pono dari Sinode GKS dan penutupan resmi sidang oleh Ketua Senat IAKN Kupang, Drs. Yakobus Beda Kleden, MM. Nuansa haru bercampur syukur menyelimuti seluruh ruangan saat para wisudawan dan keluarga menyanyikan lagu-lagu rohani bersama dalam sukacita.
Sejumlah wisudawan menyampaikan pesan dan harapan yang penuh semangat. Clarenthia Henderina Sakan, S.Pd menyebut IAKN Kupang sebagai tempat pembentukan karakter dan keberanian. Welvoni Agustina Doko, S.Pd menyatakan dirinya termotivasi untuk menjadi berkat bagi dunia kerja dan lingkungan sekitarnya. “Hari ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab baru. Mari kita terus belajar, bertumbuh, dan menjadi berkat di mana pun Tuhan tempatkan kita,” tutur Marse Kale Uke, S.Pd, mewakili seluruh lulusan dalam pesannya.*
Penulis : Devrialdo Pa’at & Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh



