IAKN Kupang (Kemenag) — Lomba pidato antar SMA/SMK/SMTK se-Kota Kupang dan Kabupaten Kupang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh 26 sekolah dengan total 33 peserta yang siap menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan gagasan dan pemikiran secara oratoris di hadapan para juri dan peserta lainnya. Kegiatan lomba ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 10–11 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th. Dalam pembukaan kegiatan, beliau menekankan pentingnya pengembangan kemampuan literasi, berpikir kritis, serta keberanian generasi muda dalam menyampaikan gagasan melalui ruang-ruang akademik seperti lomba pidato. Acara pembukaan ini juga turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, pimpinan pada tingkat fakultas, jurusan, program studi, hingga pimpinan unit di lingkungan IAKN Kupang yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Pada pagi hari sebelum kegiatan dimulai, sempat terjadi hujan lebat yang mengguyur lokasi kegiatan. Kondisi cuaca tersebut membuat panitia harus melakukan penyesuaian secara cepat. Lokasi lomba yang semula direncanakan berlangsung di luar ruangan (outdoor) akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan (indoor) demi menjaga kelancaran kegiatan. Meskipun demikian, perubahan tersebut tidak mengurangi semangat para peserta untuk tetap tampil maksimal dalam mengikuti lomba.
Di awal pelaksanaan kegiatan juga sempat terjadi dinamika di antara para peserta & panitia, di mana beberapa peserta menyampaikan komplain terkait teknis pelaksanaan lomba. Namun situasi tersebut segera ditangani oleh panitia dengan pendekatan yang bijaksana. Melalui dialog terbuka, persoalan yang muncul kemudian diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, sehingga seluruh pihak dapat menerima keputusan yang diambil dan kegiatan dapat kembali berjalan dengan baik.
Setelah dinamika tersebut diselesaikan, suasana kompetisi kembali berjalan kondusif dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyampaikan pidato dengan berbagai gaya penyampaian yang inspiratif, argumentatif, dan penuh percaya diri.
Semangat kompetitif yang sehat terlihat jelas dari setiap penampilan yang diberikan oleh para siswa.
Mikson Wiliams Tafuli selaku guru pendamping dari SMA Generasi Unggul Kota Kupang menyampaikan pandangannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, lomba pidato seperti ini memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi bagi peserta didik karena melatih kemampuan berpikir kritis, keberanian berbicara di depan umum, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur dan persuasif.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat baik bagi siswa untuk mengembangkan karakter kepemimpinan dan literasi komunikasi. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak siswa yang terinspirasi untuk mengembangkan potensi diri mereka.
Sementara itu, salah satu peserta dari SMA St. Arnoldus Janssen Kupang mengungkapkan bahwa mengikuti lomba pidato ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Ia merasa bangga dapat berpartisipasi dan bertemu dengan peserta dari berbagai sekolah di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Menurutnya, meskipun kompetisi berlangsung dengan ketat, suasana kebersamaan dan sportivitas tetap terasa di antara para peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk terus mengembangkan keberanian, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi yang baik.
Kegiatan lomba pidato ini dinilai oleh tiga dewan juri yang berkompeten, yang berasal dari berbagai institusi pendidikan dan lembaga literasi, yaitu Robertus Fahik, S.Fil., M.Hum dari Universitas Nusa Cendana, Dr. Iswanto, M. Hum dari IAKN Kupang, serta Josef Mario Monteiro, SH.,S.Ip., M.Hum dari Yayasan Pustaka Pensi Indonesia. Kehadiran para juri tersebut memberikan kualitas penilaian yang profesional sekaligus menambah bobot akademik dari kegiatan lomba yang diselenggarakan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan para pemenang, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat belajar, keberanian berpendapat, serta jiwa kompetitif yang sehat di kalangan generasi muda di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.*
Penulis: Nimrod Doke Para
Editor: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka & Nimrod Doke Para
Administrator: Yermi Solukh

