IAKN Kupang (Kemenag) — Mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan semester IV Musik Gerejawi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang sukses menggelar kegiatan Implementasi Mata Kuliah Liturgika sekaligus Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Jemaat Siloam Nismakapa, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Jumat, 13 Juni s.d Sabtu, 14 Juni 2025.
Selama dua hari penuh, para mahasiswa tidak hanya menghadirkan teori liturgi ke dalam realitas jemaat, tetapi juga mewujudkan semangat pelayanan lintas bidang melalui rangkaian kegiatan yang kreatif, membangun, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
DARI RUANG KELAS KE PELAYANAN NYATA
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Jeni Isak Lele, M.Th., dosen pengampu mata kuliah Liturgika. Ia menekankan bahwa liturgi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai tata ibadah formal, tetapi juga sebagai bentuk kehidupan yang melayani dan memberdayakan.
“Kami ingin mahasiswa mengalami langsung bahwa liturgi adalah jalan hidup yang melibatkan kepekaan sosial dan spiritual,” tegasnya.
Mahasiswa tidak datang dengan konsep kosong. Mereka membawa energi, kreativitas, dan semangat kolaboratif. Berbagai agenda seperti talkshow, seminar, ibadah ceria anak-anak PAR, dan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) menjadi medium pelayanan yang sekaligus menjadi ruang belajar dan bertumbuh.
KOLABORASI DUA PRODI
Kolaborasi antara Prodi PAK dan Musik Gerejawi menjadi kekuatan dalam kegiatan ini. Nuansa musik yang dipadu dengan pengajaran dan liturgi menciptakan atmosfer pelayanan yang menyentuh hati jemaat, dari anak-anak hingga orang tua.
Clifford Nick Pattipeilohy, Ketua Panitia, menyampaikan kebanggaannya atas dedikasi seluruh peserta.
“Kami siapkan ini dengan hati. Terima kasih untuk jemaat Siloam yang menerima kami dengan tangan terbuka,” ungkapnya.
DISAMBUT HANGAT DAN APRESIASI
Pdt. Yunus I. Tangko, S.Th., Gembala Jemaat Siloam Nismakapa, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran mahasiswa dan dosen IAKN Kupang.
“Kehadiran mereka bukan hanya mengajar, tapi juga membawa semangat baru bagi kami. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut,” ujarnya penuh haru.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor IAKN Kupang Dr. I Made Suardana, M.Th., Wakil Rektor I Maryon Daniamaputra Pattinaja, M.Sn., Ph.D., dan Kepala Pusat Moderasi Beragama LPPM Kaleb Lelo, M.Pd. Kehadiran para pimpinan ini menjadi penyemangat dan peneguh bahwa pendidikan di IAKN Kupang bertumpu pada kolaborasi, moderasi, dan pelayanan lintas iman dan budaya.
Pelayanan yang Membentuk Karakter
Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar tugas kampus, tapi momentum pembentukan karakter dan kesiapan untuk pelayanan di medan yang sesungguhnya.
Pascal Leo, mahasiswa kelas A PAK, mengungkapkan:
“Ini latihan nyata sebelum KKN. Kami belajar menghadapi jemaat, memimpin ibadah, dan bekerja sama lintas program studi.”
Kegiatan ini membuktikan bahwa teologi yang hidup bukan hanya disampaikan di ruang kuliah, tetapi harus menyatu dalam praktik pelayanan yang kontekstual dan membumi. *
Penulis: Martin Knaufmone
Editor: Merling Messakh
Administrator : Yermi Solukh



