Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menyelenggarakan International Public Lecture (Kuliah Umum Internasional) bekerja sama dengan Yayasan Rebana Indonesia, mengangkat tema: “Mission, Heart, and Soul: The Church as Answer to Modern Challenges.” Acara ini berlangsung selama dua hari yakni 25–26 Juni 2025 dan menghadirkan dua narasumber internasional dari Amerika Serikat, yaitu Pastor Kreg Vaughne dan Reverend Shelby C. Grant, yang membagikan wawasan tentang peran gereja di tengah tantangan global masa kini.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I IAKN Kupang, Maryon D. Pattinaja, Ph.D., mewakili Rektor IAKN Kupang. Turut hadir WR 2, Martin Ch. Liufeto, M.Pd dan WR 3, Marla M. Djami, M.Si.
Dalam sambutan pembukaannya, WR I menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen reflektif dan strategis bagi IAKN Kupang dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman teologis yang tidak hanya teoritis, tetapi juga profetik dan praksis.

“Tema kuliah umum ini tidak hanya membahas misi gereja secara teologis, tetapi juga memanggil kita untuk menghadirkan kasih Allah dalam realitas kehidupan yang penuh krisis dan tantangan. Gereja dipanggil untuk menjawab zaman, bukan dengan menolak perubahan, tetapi dengan menebusnya melalui Injil,” ungkap WR 1.

WR 1 juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Rebana Indonesia atas kolaborasi lintas budaya dan bangsa, yang dinilai menjadi jembatan bagi IAKN Kupang dalam memperluas wawasan global serta memperdalam spiritualitas pelayanan bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

Ketua Panitia Pelaksana, Delsylia Tresnawaty Ufi, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun jejaring kolaborasi internasional antara IAKN Kupang dan Yayasan Rebana Indonesia. Ia juga menekankan lima tujuan utama kegiatan ini:
Meningkatkan wawasan teologis dan spiritualitas kontekstual;
Mendorong refleksi iman dan dialog akademik yang terbuka;
Menjawab isu-isu kontemporer melalui pendekatan misi berbasis kasih dan jiwa;
Memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pelayanan praktis; dan
Menjadi ruang transfer ilmu lintas budaya dan lintas negara.

Peserta yang mengikuti kuliah umum ini berasal dari berbagai program studi di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK) dan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK), antara lain Prodi Bimbingan dan Konseling Kristen, Pendidikan Penyuluh Agama, Pastoral Konseling, Misiologi, dan Pendidikan Musik Gereja, dengan total lebih dari 90 peserta aktif.

Dalam pemaparan mereka, Pastor Kreg Vaughne dan Rev. Shelby C. Grant menyoroti bagaimana gereja masa kini di berbagai belahan dunia menghadapi disrupsi moral, krisis identitas, serta tantangan sosial dan teknologi. Mereka mengajak peserta untuk memahami bahwa pelayanan gereja harus dijalankan dengan hati (heart) yang penuh kasih dan jiwa (soul) yang digerakkan oleh Roh Kudus.

“Church is not just a building. It’s the living body of Christ called to move with compassion, truth, and hope,” ujar Rev. Shelby C. Grant dalam sesinya.

Sementara itu, Pastor Kreg Vaughne menambahkan bahwa mahasiswa dan pemimpin Kristen masa kini harus memiliki visi global dan keberanian profetik untuk menyentuh kehidupan manusia di tengah dunia yang berubah cepat.*

Sumber: Panitia
Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media