IAKN Kupang (Kemenag RI) – Komitmen untuk membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab kembali ditegaskan dalam Apel Kesadaran Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang yang berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026.
Apel yang dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., itu tidak hanya menjadi agenda rutin institusi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu akademik, menjaga integritas, serta menghadirkan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bermartabat.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas capaian sejumlah program studi yang telah menyelesaikan proses asesmen lapangan akreditasi. Ia mengungkapkan rasa syukur karena Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama (PPA) dan Program Studi Musik Gereja berhasil meraih predikat akreditasi “Baik”, sementara Program Studi Pastoral Konseling masih menantikan hasil penilaian.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh sivitas akademika. Oleh sebab itu, setiap keberhasilan harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita patut bersyukur atas hasil yang telah dicapai. Namun, keberhasilan ini bukan alasan untuk berpuas diri. Justru ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi demi kemajuan IAKN Kupang,” ujar Rektor.
Ia juga mengungkapkan bahwa institusi tengah mempersiapkan strategi penguatan akreditasi melalui pola kerja yang lebih efektif dan terintegrasi. Langkah ini dinilai penting mengingat terdapat 13 program studi yang akan memasuki tahapan akreditasi dalam beberapa waktu ke depan.
Selain persoalan mutu akademik, Rektor menaruh perhatian serius pada aspek integritas dan disiplin kerja. Ia menegaskan bahwa kehadiran pegawai bukan sekadar persoalan administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional yang harus dijaga bersama.
“Persoalan kehadiran bukan hanya urusan absensi, tetapi menyangkut integritas. Apa yang dicatat harus sesuai dengan kenyataan. Nilai kejujuran harus menjadi fondasi dalam setiap tugas dan pelayanan,” tegasnya.
Pada bidang akademik, Rektor mengingatkan bahwa proses pembimbingan maupun pelaksanaan ujian skripsi, tesis, dan disertasi harus dilaksanakan secara profesional tanpa adanya pungutan atau permintaan di luar ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa ujian merupakan hak mahasiswa yang harus dipenuhi secara bertanggung jawab oleh dosen dan seluruh unsur akademik.
Tidak hanya itu, Rektor juga menyampaikan bahwa IAKN Kupang sedang mengkaji regulasi terkait larangan konsumsi minuman keras dan rokok di lingkungan kampus. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh warga kampus.
“IAKN Kupang harus menjadi rumah bersama yang bersih, indah, rapi, asri, aman, nyaman, dan ramah bagi semua. Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi, pelecehan, maupun penyalahgunaan relasi kuasa,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan menghargai peran masing-masing dalam membangun institusi.
“Mahasiswa adalah aset dan masa depan IAKN Kupang. Karena itu, marilah kita bekerja bersama, saling mendukung, dan terus memberikan pelayanan terbaik demi kemajuan lembaga yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada tujuh dosen IAKN Kupang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.
Enam dosen yang menerima kenaikan pangkat menjadi Penata Tingkat I Golongan Ruang III/d, yakni Relin Yosi Huka, M.Sn.; Fredericksen Victoranto Amseke, M.Si.; Marleni Rambu Riada, M.Si.; Yandry Diana Dethan, M.Pd.; Jeni Isak Lele, M.Th.; dan Elizabeth Margareth Pingak, M.Pd. Sementara itu, Hermin, M.Pd.K., menerima kenaikan pangkat menjadi Penata Golongan Ruang III/c.
Penyerahan SK tersebut disambut dengan sukacita dan tepuk tangan seluruh peserta apel. Momentum itu menjadi simbol penghargaan institusi atas kerja keras para dosen sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian.
Apel Kesadaran yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat itu menegaskan kembali komitmen IAKN Kupang untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi keagamaan yang unggul, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. Melalui sinergi seluruh sivitas akademika, IAKN Kupang optimistis mampu menjawab berbagai tantangan zaman serta menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdampak bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Penulis: Philby
Editor: Merling Messakh
Foto: Kenneth & Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh


