Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali melaksanakan ibadah pada hari Senin,13 April 2026 sebagai bagian dari pembinaan spiritual bagi seluruh civitas akademika. Ibadah ini dipimpin oleh Kepala Unit Perpustakaan, Heti A. Giri, S.T, dengan pembacaan firman Tuhan dari Matius 27:3–5 dan Kisah Para Rasul 4:4.

Dalam khotbahnya, pengkhotbah mengajak seluruh civitas akademika untuk merefleksikan makna Paskah yang baru saja dirayakan, mulai dari Jumat Agung hingga kebangkitan Yesus Kristus. Momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan iman para murid setelah peristiwa kebangkitan. Perenungan difokuskan pada dua tokoh murid Yesus, yaitu Yudas Iskariot dan Simon Petrus. Keduanya merupakan murid yang dekat dengan Yesus dan menyaksikan berbagai mukjizat, namun mengalami kegagalan dalam iman. Yudas mengkhianati Yesus, sementara Petrus menyangkal-Nya sebanyak tiga kali. Disampaikan bahwa kegagalan Yudas berakar pada keserakahan dan kekecewaan, yang berujung pada penyesalan tanpa pertobatan sejati. Ia menyesali akibat dari perbuatannya, tetapi tidak kembali kepada Tuhan. Sebaliknya, Petrus yang jatuh karena kelemahan manusiawi justru memilih untuk kembali. Dengan air mata penyesalan, ia dipulihkan oleh kasih karunia Tuhan dan kembali dipakai dalam pelayanan.
Melalui perbandingan kedua tokoh ini, civitas akademika diajak untuk memahami bahwa yang menentukan bukanlah besarnya kegagalan, melainkan respons setelah kejatuhan. Yudas memilih keputusasaan, sedangkan Petrus memilih kembali kepada Tuhan dan mengalami pemulihan. Pesan ini menegaskan bahwa dosa bukanlah akhir, melainkan dapat menjadi titik balik menuju kehidupan yang dipulihkan dalam kasih karunia.

Setelah ibadah, Wakil Rektor III IAKN Kupang, Kristian E.Y.M. Afi, M.Pd.K., menyampaikan beberapa arahan kepada seluruh civitas akademika. Beliau menekankan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti ibadah rutin setiap hari Senin, mengingat jadwal perkuliahan telah disesuaikan dan dimulai setelah ibadah. Selain itu, seluruh unit diminta untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan baik. Kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) juga diharapkan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh LP2M agar tidak terjadi keterlambatan. Ibadah ditutup dengan ucapan terima kasih dan salam damai, dengan harapan seluruh civitas akademika IAKN Kupang terus bertumbuh dalam iman, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan akademik maupun pelayanan.

Penulis : Philby Tafuakan, M.Sn
Editor : Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media