IAKN Kupang (Kemenag RI) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi membuka Kegiatan Workshop Beragama Berdampak pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Lobby Pascasarjana IAKN Kupang. Kegiatan bertema Mentality Building in Action: Gerakan Beragama Berdampak (Pengembangan Pusat Studi) ini membekali peserta dengan cara pandang dan keterampilan praktis untuk menerjemahkan nilai keagamaan menjadi tindakan nyata di unit kerja masing-masing, sehingga kampus tidak berhenti pada kajian, melainkan hadir sebagai penggerak perubahan sosial bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan berlangsung selama dua hari secara hybrid, 26–27 Agustus 2026. Hari pertama digelar secara luring di Lobby Pascasarjana IAKN Kupang, sedangkan hari kedua pada Kamis, 27 Agustus 2026, akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung. Peserta terdiri atas civitas akademika IAKN Kupang bersama sejumlah pihak undangan, di antaranya mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi serta tokoh-tokoh agama.
Ketua Panitia Pelaksana, Dwi Kristin Ningati, M.Pd.K., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan kesiapan penyelenggaraan kegiatan, mulai dari rangkaian sesi, narasumber, hingga dukungan teknis pelaksanaan hybrid. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pengembangan Pusat Studi Beragama Berdampak di lingkungan IAKN Kupang.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., membuka kegiatan secara resmi sekaligus menyampaikan sambutan. Ia menegaskan bahwa IAKN Kupang adalah kampus inklusif dan menghadirkan Kristus di tengah kemajemukan merupakan spirit utama kegiatan ini. Menurutnya, semangat beragama berdampak perlu diinternalisasi oleh seluruh civitas akademika agar kehadiran kampus terus memberi dampak bagi sesama.
“Beragama harus memuliakan Tuhan, dan implikasinya akan memuliakan kemanusiaan,” ujar Rektor. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini akan ditindaklanjuti melalui penyelenggaraan expo moderasi beragama dalam waktu dekat.
Materi hari pertama dibuka Prof. Dr. F. Irwan Widjaja, MAIE., M.Mis., Ph.D, Rektor Institut Agama Kristen REAL Batam, dengan topik Misi Holistik: Menghidupkan Iman melalui Literasi Kehidupan dan Transformasi Sosial. Materi kedua disampaikan Pdt. Ira Desiawanti Mangililo, Ph.D. dari UKAW Kupang mengenai Identitas Lokal dalam Perspektif Global.
Pada hari kedua, kegiatan dijadwalkan menghadirkan Dr. Masfiyatul Asriyah, M.Pd. dari IAI Daarul Fatah Lampung dengan materi Kampus untuk Semua: Merancang Ruang Aman, Ramah Difabel, dan Tanpa Diskriminasi. Selanjutnya, Rektor UIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, M.Ag., akan mengulas Kampus sebagai Agen Perubahan Sosial dan Komunitas Berdampak, dan sesi penutup diisi Kepala BDK Denpasar Kementerian Agama RI, Dr. H. Saprillah, M.Si., dengan materi See Yourself and Watch One Another.
Selain pemaparan materi, rangkaian kegiatan juga diisi penandatanganan dokumen Implementation Arrangement antara IAKN Kupang dan institusi asal narasumber sebagai dasar kerja sama lanjutan. Peserta turut menyusun rencana aksi pada setiap sesi, meliputi komitmen budaya kerja, kampanye identitas lokal, perubahan sederhana menuju kampus inklusif, mini impact project, serta komitmen saling menjaga di unit kerja masing-masing.
Melalui kegiatan ini, IAKN Kupang diharapkan memiliki dokumen rencana aksi budaya kerja dan kampus inklusif, draf panduan kampus ramah difabel dan bebas diskriminasi, serta peta jalan pengabdian masyarakat dan inovasi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor: Merling Messakh
Foto : LPPM
Administrator: Yermi Solukh

