Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Semangat pengabdian mengantarkan 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menempuh perjalanan panjang menuju Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat (3/7/2026). Setelah bertolak dari Kampus IAKN Kupang di Naimata pukul 06.00 WITA, rombongan akhirnya tiba di Desa Nenas, kawasan kaki Gunung Mutis, sekitar pukul 17.00 WITA.

Perjalanan selama kurang lebih 11 jam tersebut menjadi bagian dari komitmen mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, bahkan hingga wilayah yang berada di dataran tinggi Timor.

Sesampainya di lokasi, mahasiswa bersama Dosen Pendamping Lapangan, Maxy Lak’apu, M.Pd., disambut oleh Kepala Desa Nenas. Suasana penuh kehangatan mewarnai penyambutan yang menandai dimulainya pelaksanaan KKN di Kecamatan Fatumnasi.

Sebanyak 11 mahasiswa ditempatkan di dua desa, yakni Desa Fatumnasi dengan lima mahasiswa dan Desa Nenas dengan enam mahasiswa. Mereka berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Bimbingan dan Konseling (BKK), serta Psikologi Kristen.

Dosen Pendamping Lapangan, Maxy Lak’apu, M.Pd., mengingatkan para mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai kesempatan untuk belajar dari masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang berdampak melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan desa.

Menurutnya, pengabdian di daerah pegunungan seperti Fatumnasi bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga melatih kepekaan sosial, daya juang, kemampuan beradaptasi, dan semangat melayani di tengah keberagaman kondisi masyarakat.

Pemerintah Desa Nenas menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa IAKN Kupang yang memilih mengabdi di wilayah kaki Gunung Mutis. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Pelaksanaan KKN di Kecamatan Fatumnasi menjadi bukti bahwa IAKN Kupang terus mendorong mahasiswanya untuk hadir hingga ke daerah-daerah terpencil. Melalui pengalaman hidup dan mengabdi bersama masyarakat, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial sebagai bekal menjadi lulusan yang siap melayani gereja, masyarakat, dan bangsa.

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media