IAKN Kupang (Kemenag RI) – Sebanyak 93 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kecamatan Maulafa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, Selasa (7/7/2026). Kegiatan serah terima berlangsung di Kantor Camat Maulafa dan menjadi awal pelaksanaan program KKN di sembilan kelurahan yang berada di wilayah kecamatan tersebut.
Rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Maryon Daniamaputra Pattinaja, M.Sn., Ph.D. dan Philby Tafuakan, M.Sn. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Camat Maulafa, Immanuel Elieser Uly, S.H., bersama jajaran pemerintah kelurahan, yakni Lurah Kolhua, Silvester Hello; Lurah Oepura, Nehemia E. Sunbanu; Lurah Maulafa, Yanto E. Sapay, S.H.; Plt. Lurah Fatukoa, Ronitan Daddu Ngedi, S.M.; Lurah Penfui, Fransisco S. Dugis, S.Sos.; serta Plt. Lurah Naimata, Fiktor S. Ibu, S.H.
Sebanyak 93 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Kantor Camat Maulafa serta sembilan kelurahan, yakni Bello, Kolhua, Maulafa, Naikolan, Oepura, Sikumana, Fatukoa, Penfui, dan Naimata. Para mahasiswa berasal dari berbagai program studi di lingkungan IAKN Kupang, antara lain Pendidikan Agama Kristen, Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, Manajemen Pendidikan Kristen, Bimbingan dan Konseling, Psikologi Kristen, Pendidikan Penyuluh Agama, Pastoral Konseling, Misiologi, Pendidikan Seni Keagamaan, Pendidikan Musik Gereja, Sosiologi Agama, dan Konseling Kristen.
Mewakili IAKN Kupang, Dosen Pendamping Lapangan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Maulafa beserta seluruh pemerintah kelurahan yang telah menerima mahasiswa KKN dengan penuh keterbukaan. Menurutnya, dukungan yang diberikan merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kecamatan Maulafa dan seluruh kelurahan. Kami berharap kemitraan yang telah terjalin ini terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang belajar yang berharga bagi mahasiswa,” ujar DPL.
Kepada para mahasiswa, DPL berpesan agar menjalankan pengabdian dengan rendah hati, menjunjung tinggi semangat pelayanan, serta menjaga nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat.
“Rendahkan hati, tinggikan kerja dan pelayanan. Jadilah pemecah masalah, bukan pembawa masalah. Jaga sikap, etika, dan tingkah laku sehingga kehadiran kalian meninggalkan jejak kebaikan bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Camat Maulafa, Immanuel Elieser Uly, S.H., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN IAKN Kupang. Ia berharap mahasiswa mampu berkolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan wilayah.
“Kami menyambut dengan sukacita kehadiran mahasiswa IAKN Kupang. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus mengabdi. Kami berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan dukungan kepada IAKN Kupang agar terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan lulusan berkualitas dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Melalui pelaksanaan KKN di Kecamatan Maulafa, IAKN Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan program-program pemberdayaan yang berdampak serta membentuk mahasiswa menjadi lulusan yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.*
Release: Panitia KKN
Penulis: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh



