IAKN Kupang (Kemenag RI) – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kabupaten Rote Ndao. Penyambutan mahasiswa KKN berlangsung pada Senin (06/07/2026) di Kantor Bupati Rote Ndao dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Rote Ndao bersama Asisten III Setda Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan penerimaan tersebut menjadi momentum awal kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan IAKN Kupang dalam mendukung pelaksanaan pengabdian masyarakat. Sebanyak 149 mahasiswa KKN akan ditempatkan di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Rote Barat, Kecamatan Rote Barat Daya, dan Kecamatan Rote Barat Laut, yang tersebar di 18 desa/kelurahan.
Mahasiswa KKN didampingi oleh dosen pendamping lapangan, yaitu Merling T.L.L.C. Messakh, M.Pd., Desty Bekuliu, M.Pd., Yefta Bako, M.Sn., dan Dr. Daud Saleh Luji, M.Pd. Kehadiran mahasiswa di Kabupaten Rote Ndao diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Adapun sebaran mahasiswa KKN IAKN Kupang di Kabupaten Rote Ndao meliputi Desa Oenggaut sebanyak 8 orang, Desa Sedeoen 8 orang, Desa Oenitas 9 orang, Desa Nemberala 8 orang, Desa Landu 7 orang, Desa Oetefu 10 orang, Desa Oebou 9 orang, Desa Oeseli 8 orang, Desa Dolasi 7 orang, Desa Mbokak 8 orang, Kelurahan Busalangga 10 orang, Desa Saindule 9 orang, Desa Oetutulu 8 orang, Desa Modisinal 6 orang, Desa Busalangga Barat 9 orang, Desa Ingguinak 8 orang, Desa Hundihuk 7 orang, dan Desa Temas 8 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Rote Ndao menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IAKN Kupang yang memilih Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKN. Ia berharap mahasiswa mampu menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan dampak positif selama berada di lokasi pengabdian.
Ia berpesan kepada mahasiswa agar mampu menjadi cermin bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akan menjadi contoh yang dilihat dan dinilai oleh warga.
“Jadilah seperti garam. Garam mungkin terasa perih ketika mengenai luka, tetapi memiliki fungsi untuk mengawetkan. Jika dalam praktik kehidupan masyarakat ada hal yang benar, sampaikanlah dengan cara yang baik sehingga dapat memberikan manfaat,” pesannya.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan mahasiswa untuk membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat. Ia berharap mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi mampu menciptakan hubungan yang hangat sehingga ketika kembali ke kampus meninggalkan kesan dan cerita baik di tengah masyarakat.
“Jadilah keluarga bagi masyarakat. Pulanglah dengan meninggalkan kisah yang hangat dan kenangan baik bersama masyarakat tempat kalian mengabdi,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Kabupaten Rote Ndao menyampaikan harapan Bupati Rote Ndao agar mahasiswa KKN IAKN Kupang dapat menjadi teladan selama menjalankan tugas pengabdian. Mahasiswa diharapkan mampu menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika, serta budaya masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh jajaran IAKN Kupang atas kepercayaan yang diberikan untuk melaksanakan program KKN di wilayah Kabupaten Rote Ndao. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Melalui kegiatan KKN ini, IAKN Kupang berharap mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan akademik, sosial, dan pelayanan melalui pengalaman langsung bersama masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat serta menghadirkan perubahan yang positif dan berkelanjutan di Kabupaten Rote Ndao.
Release: Panitia KKN
Penulis: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh


