IAKN Kupang (Kemenag RI) – Sivitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengawali pekan dengan mengikuti Apel Pagi dan Ibadah Bersama yang berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelayanan, meningkatkan disiplin akademik, sekaligus membangun kehidupan rohani seluruh warga kampus.
Apel pagi dipimpin oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Delsylia Trisnawati Ufi, M.Si. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk menyelesaikan berbagai agenda akademik menjelang berakhirnya Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Ia mengingatkan agar seluruh proses pembelajaran dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga tidak menghambat pelaksanaan evaluasi akademik. Menurutnya, komitmen dosen dalam menyelesaikan perkuliahan merupakan bagian penting dalam menjaga mutu pendidikan di IAKN Kupang.
“Kita akan segera mengakhiri semester genap. Karena itu, mari memastikan seluruh proses pembelajaran berjalan dengan baik sehingga mahasiswa dapat mengikuti seluruh tahapan akademik sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain itu, Delsylia juga mengingatkan bahwa proses pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) masih berlangsung. Ia meminta para dosen pembimbing akademik untuk terus mengingatkan mahasiswa yang belum melakukan pendaftaran agar segera menyelesaikan administrasi sesuai waktu yang telah ditentukan.
Dalam bidang kepegawaian, ia menyampaikan bahwa mulai 1 Agustus 2026, sistem penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan IAKN Kupang akan mengacu pada data yang tercantum dalam Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG). Oleh karena itu, seluruh ASN diminta segera memeriksa dan memperbarui data masing-masing apabila masih terdapat kekeliruan.
Delsylia juga mengingatkan tim dosen penerima hibah penelitian agar segera menuntaskan pelaksanaan penelitian yang dijadwalkan berakhir pada bulan Juli. Menurutnya, penyelesaian penelitian tepat waktu merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Tidak kalah penting, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
“Promosi kampus bukan hanya menjadi tugas panitia PMB, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan berbagai keunggulan IAKN Kupang kepada masyarakat,” pesannya.
Dalam arahannya, Delsylia juga memberikan apresiasi kepada tenaga outsourcing yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kampus.
“Lingkungan kampus kita kini semakin bersih, asri, dan nyaman. Mari kita bersama-sama menjaga fasilitas yang ada dan mengajak mahasiswa untuk memiliki kepedulian yang sama terhadap kebersihan lingkungan kampus,” katanya.
Usai apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dilayani oleh unsur Rektorat. Liturgi dipimpin oleh Yoel Umbu Rungariti, M.Pd., sementara Firman Tuhan disampaikan oleh Wakil Rektor II IAKN Kupang, Sance Tameon, M.Pd.K.
Dalam khotbahnya yang diambil dari Mazmur 73:1–28 dengan tema “Ketika Diperlakukan Tidak Adil”, Sance mengajak seluruh sivitas akademika untuk memahami bahwa setiap orang dapat mengalami perlakuan yang tidak adil dalam kehidupan. Namun, sebagai orang percaya, respons terhadap situasi tersebut harus dilandasi iman kepada Tuhan.
Ia menyampaikan bahwa langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencurahkan seluruh pergumulan kepada Tuhan, karena hanya Tuhan yang sanggup memberikan kekuatan dan penghiburan di tengah berbagai persoalan hidup.
“Ketika kita mengalami ketidakadilan, jangan memendam kepahitan. Bawalah semua pergumulan itu kepada Tuhan, sebab Dia mendengar setiap doa umat-Nya,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia mengingatkan agar setiap orang berhati-hati dalam memberikan respons terhadap persoalan yang dihadapi. Keputusan yang diambil dalam keadaan emosi sering kali justru memperburuk keadaan, sehingga diperlukan hikmat dan penguasaan diri dalam setiap tindakan.
Menguatkan pesannya, ia mengutip Roma 8:28 yang menyatakan bahwa, “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.” Firman tersebut menjadi pengingat bahwa Tuhan tetap berkarya di balik setiap peristiwa kehidupan, termasuk dalam situasi yang terasa sulit sekalipun.
“Apapun situasi yang kita hadapi, mari kita tetap berjalan bersama Allah. Ketika kita tetap setia kepada-Nya, Tuhan akan menuntun setiap langkah dan mengubah setiap pergumulan menjadi berkat,” pesannya.
Melalui apel pagi dan ibadah bersama ini, seluruh sivitas akademika IAKN Kupang kembali diingatkan akan pentingnya membangun keseimbangan antara tanggung jawab akademik, profesionalisme dalam bekerja, serta kehidupan rohani yang kokoh. Semangat kebersamaan, pelayanan, dan iman kepada Tuhan diharapkan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan IAKN Kupang sebagai perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdampak bagi gereja, masyarakat, serta bangsa.
Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh
#iaknkupang
#kemenagRI
#ItjenkemenagRI


