IAKN Kupang (Kemenag RI) – Sivitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengawali aktivitas pagi dengan senam bersama sebelum melaksanakan ibadah pagi, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas kebersamaan sivitas akademika dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Senam pagi berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat interaksi dan membangun semangat kolektif di lingkungan IAKN Kupang menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Setelah senam pagi, sivitas akademika melanjutkan kegiatan dengan ibadah pagi yang dilayani oleh Program Studi Bimbingan Konseling. Ibadah mengangkat tema “Sudahkah Hidupmu Berbuah?” berdasarkan Markus 11:12–21, dengan Dr. Fenetson Pairikas, M.Pd.K sebagai pengkhotbah.
Dalam khotbahnya, Dr. Fenetson mengajak seluruh sivitas akademika untuk merefleksikan kehidupan melalui kisah Yesus yang mengutuk pohon ara. Kisah tersebut tidak hanya berbicara tentang pohon ara, tetapi menjadi gambaran tentang panggilan manusia untuk menghasilkan buah dalam kehidupan.
Ia menegaskan bahwa kehidupan merupakan kesempatan yang diberikan Tuhan dan setiap orang memiliki waktu yang terbatas. Karena itu, setiap kesempatan yang dimiliki hendaknya tidak disia-siakan, tetapi digunakan untuk memberikan kontribusi dan manfaat bagi sesama.
Salah satu refleksi yang disampaikan adalah pertanyaan mengapa Yesus mencari buah pada pohon ara ketika saat itu bukan musimnya. Menurut Dr. Fenetson, bagian tersebut dapat menjadi pesan penting bagi manusia. Pohon memiliki musim untuk berbuah, tetapi manusia dipanggil untuk senantiasa menghasilkan buah kehidupan.
Buah kehidupan, lanjutnya, tidak selalu diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Senyum, menghargai, memahami, menolong, dan berbagi dengan sesama merupakan bentuk sederhana dari buah kehidupan yang dapat memberikan dampak bagi orang lain. Sebagai bagian dari lingkungan kampus Kristen, nilai-nilai kekristenan juga hendaknya tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi diwujudkan melalui sikap, tindakan, pelayanan, kepedulian, dan kontribusi nyata.
Dr. Fenetson juga mengingatkan sivitas akademika agar tidak menjalani kehidupan hanya dengan berorientasi pada kepentingan pribadi. Sikap saling memahami, menghargai, dan berbagi menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bersama yang harmonis.
Menutup khotbahnya, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk kembali bertanya kepada diri masing-masing, “Sudahkah hidupmu berbuah?” Pertanyaan tersebut menjadi ajakan untuk merefleksikan apa yang telah dilakukan dan diberikan selama menjalani kehidupan, sekaligus mendorong setiap pribadi untuk terus menghasilkan buah yang baik bagi sesama.
Rangkaian aktivitas pagi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan, kesehatan, dan semangat positif sivitas akademika IAKN Kupang menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kehidupan bersama yang sehat, peduli, saling menghargai, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Penulis: Philby Tafuakan, M.Sn
Editor : Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh


