Previous Next

Dr. Osian Moru, M.Th Ulas Strategi Lulus S3 Tepat Waktu dan Ekoteologi di Panggung Rektor IAKN Kupang

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menggelar dialog interaktif bersama Dr. Osian Moru, M.Th dalam program podcast “Panggung Rektor” pada Selasa (28/07/2026). Diskusi santai bertema Tantangan dan Prestasi ini membedah strategi menempuh studi S3 tepat waktu serta gagasan ekoteologi, yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas akademis dosen, berdampak pada perluasan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) IAKN Kupang, serta menyentuh sisi human interest mengenai perjuangan panjang dan ketangguhan seorang akademisi di tengah keterbatasan.

Program Panggung Rektor edisi khusus ini menjadi momen penyambutan kembali Dr. Osian Moru, M.Th., dosen Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen (FISKK) IAKN Kupang, yang baru menyelesaikan studi doktoralnya. Dr. Osian berhasil menuntaskan pendidikan S3 tepat waktu dalam kurun tiga tahun atau enam semester di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta melalui sandwich program yang melibatkan institusi mitra internasional, Protestanse Theologische Universiteit (PTHU) Belanda.

Dalam podcast tersebut, Dr. Osian membagikan pengalaman emosional dan dinamika yang dihadapinya selama studi. Menurutnya, menempuh pendidikan doktoral bukan sekadar pelarian dari tugas rutin atau sarana penyegaran kerja, melainkan perjalanan panjang yang menguras tenaga, mengurangi waktu bersama keluarga, hingga mengorbankan jam tidur.

Ia mengungkapkan bahwa secara global, studi menunjukkan hanya sekitar 50 persen mahasiswa pascasarjana S3 yang berhasil menyelesaikan pendidikannya hingga lulus. Banyak di antaranya terhenti di tengah jalan akibat kendala biaya, kesehatan, maupun beban keluarga. Kunci utama kelulusannya terletak pada fokus, konsistensi, dan konsentrasi tinggi. Dukungan beasiswa penuh dari negara melalui Kementerian Agama juga diakuinya menjadi faktor penentu yang sangat meringankan beban finansial, sehingga fokus riset dapat terjaga sepenuhnya.

Diskusi ini juga membedah fokus kepakaran yang didalami Dr. Osian, yakni Ekoteologi Transeksional. Pendekatan ini memadukan kajian biblika mengenai ekologi dengan penelitian etnografis di lapangan. Dr. Osian menekankan pentingnya membangun pemahaman ekologi yang membumi dan kontekstual bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“Selama ini pembicaraan isu ekologi sering kali hanya berfokus pada kawasan hutan di Kalimantan atau laut Indonesia secara umum. Padahal isu ekologi di sekitar kita, seperti di Pulau Timor atau Pulau Sabu, sangat dekat dengan keseharian komunitas dan membutuhkan perhatian serius,” terangnya. Keahlian ini sangat bermanfaat untuk mendukung pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di IAKN Kupang, sekaligus sejalan dengan program strategis pemerintah mengenai kampus berperspektif ekoteologi.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan ini berdampak positif bagi penguatan lembaga. Kehadiran kembali Dr. Osian menjadi bukti nyata bahwa SDM dosen IAKN Kupang memiliki daya saing yang tinggi.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, IAKN Kupang sejauh ini telah memberangkatkan sekitar 14 hingga 15 dosen untuk menempuh studi S3 di berbagai perguruan tinggi. Pada semester ini, sebanyak tujuh dosen kembali disiapkan untuk melanjutkan studi doktoral, di antaranya di Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), dan IAKN Ambon. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang kampus untuk memperkuat mutu akademis, membangun regenerasi kepemimpinan, dan meningkatkan daya saing kelembagaan di tingkat nasional.

Mengakhiri perbincangan, Dr. Osian memberikan pesan motivasi kepada para dosen dan
mahasiswa yang sedang menempuh studi doktoral. Ia mengingatkan untuk tidak pernah menyerah menghadapi tantangan akademis serta selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap proses perjuangan. Rektor IAKN Kupang menyimpulkan bahwa semangat dan ketangguhan ini diharapkan menjadi inspirasi bersama bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya demi kemajuan lembaga dan pelayanan masyarakat.

Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media