Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Setelah mengikuti rangkaian pembekalan, sebanyak 999 mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang siap diutus untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2026 di berbagai lokasi penempatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pembukaan dan Pengutusan PPL dan PKL dengan tema “Menyemai Inovasi, Mengembangkan Kompetensi, dan Mewujudkan Keberdampakan.”

Menjelang pengutusan, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah penutupan pembekalan yang dipimpin oleh Pdt. Nivlen M. Tari-Penu Moy, M.Th., dengan pembacaan Firman Tuhan dari Yosua 1:1–9. Dalam khotbahnya, Pdt. Nivlen mengingatkan mahasiswa untuk tidak takut menghadapi proses ketika memasuki lingkungan yang baru. Mahasiswa yang akan menjalani PPL dan PKL mungkin belum sepenuhnya mengetahui situasi dan kondisi di tempat praktik, namun hal tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran yang perlu dijalani dengan sungguh-sungguh.

Mahasiswa diajak untuk tetap mengerjakan kewajiban sekalipun situasi yang dihadapi belum sesuai dengan harapan. Berbagai pergumulan yang ditemui di tempat baru hendaknya tidak menjadi alasan untuk takut atau kuatir, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan berkat Tuhan dalam setiap proses.

Salah satu pesan utama dalam khotbah tersebut adalah agar mahasiswa menjadi berkat dan bukan menjadi batu sandungan. Selama menjalani PPL dan PKL, mahasiswa tidak hanya membawa dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama keluarga, komunitas, dan almamater. Karena itu, kehadiran mahasiswa di tempat praktik harus menjadi kesaksian yang baik. Mahasiswa juga diingatkan untuk membangun karakter dan citra diri yang baik. Nilai akademik mungkin dapat dilupakan, tetapi karakter dan kesan baik yang dibangun melalui sikap serta relasi dengan orang lain akan terus diingat. Karena itu, mahasiswa diminta untuk pergi dan menjadi berkat, bukan meninggalkan luka atau menjadi batu sandungan. Pdt. Nivlen juga mengajak mahasiswa untuk selalu mengandalkan Tuhan. Setiap rencana, pergumulan, dan tanggung jawab perlu diserahkan kepada Tuhan.
Segala sesuatu yang dikerjakan hendaknya dilakukan dalam nama Tuhan dan sesuai dengan Firman-Nya.

Setelah ibadah, Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menyampaikan sambutan sekaligus meneguhkan mahasiswa sebelum diutus ke tempat praktik. Rektor menekankan pentingnya mahasiswa memiliki arah yang jelas. Menurutnya, seseorang tidak boleh kehilangan arah dalam menjalani kehidupan. Cepat atau lambat, setiap orang harus tetap memiliki tujuan yang jelas. Demikian pula mahasiswa yang diutus ke tempat praktik harus memahami arah dan tujuan dari proses yang sedang dijalani.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sejumlah unsur pimpinan IAKN Kupang turut menyampaikan pesan dan penguatan kepada mahasiswa sebagai bekal sebelum menjalankan PPL dan PKL. Wakil Rektor I, Maryon Daniamaputra Pattinaja, M.Sn., Ph.D., berpesan agar mahasiswa hadir bukan sebagai orang yang paling tahu, tetapi sebagai pelajar yang rendah hati, disiplin, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. Mahasiswa juga diminta membawa wajah IAKN Kupang sebagai kampus Kristen dengan menjadi terang dan garam di tempat praktik. Wakil Rektor III, Dr. Kristian E. Y. M. Afi, M.Pd.K., mengingatkan mahasiswa agar tidak takut melakukan kesalahan. Kesalahan merupakan bagian dari pengalaman berharga yang dapat menjadi pembelajaran untuk berkembang dan maju.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAKN Kupang, Dr. Ezra Tari, M.Th., menekankan dua hal penting yang perlu diperhatikan mahasiswa selama menjalani praktik, yakni kemampuan manage atau mengatur dan mengelola setiap proses yang dihadapi, serta pentingnya peran mentor dan pendampingan dalam membantu mahasiswa menjalani proses praktik di lapangan. Pesan juga disampaikan Jeni Isak Lele, M.Th., yang mengingatkan mahasiswa untuk tahu diri, tahu membawa diri, dan tahu menempatkan diri sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Selanjutnya, Dr. Nelci Nafalia Ndolu, M.Th., mengajak mahasiswa memberikan yang terbaik selama proses praktik dengan tetap menjaga relasi dan mampu mengelola emosi selama belajar di lingkungan yang baru. Perwakilan mahasiswa PPL dan PKL turut menyampaikan kesiapan untuk menjalani praktik. Mereka memandang PPL dan PKL sebagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman baru dan belajar dari situasi nyata yang berbeda dengan pembelajaran di kampus. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, membangun karakter, memperluas pengalaman, serta mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan.

Menutup rangkaian pembekalan, Rektor IAKN Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh tim kerja yang telah menyelesaikan tugas yang dipercayakan dalam mempersiapkan pelaksanaan PPL dan PKL Tahun 2026. Selanjutnya, mahasiswa siap menjalankan tugas di lokasi masing-masing dengan membawa semangat tema “Menyemai Inovasi, Mengembangkan Kompetensi, dan Mewujudkan Keberdampakan.” Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang adaptif, berkarakter, kompeten, serta hadir sebagai berkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan almamater.

Penulis: Philby Tafuakan
Foto: Fredy Duka & Kenneth
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media