Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) — Dosen Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang turut ambil bagian dalam Takuju Project #1, sebuah proyek kolaboratif lintas budaya yang mempertemukan seniman Indonesia dan Jepang dalam proses penciptaan karya seni yang kreatif, spontan, dan penuh makna. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (11/7/2026) sebagai bagian dari kunjungan Kangje, seniman musik tradisional asal Jepang, bersama tim seniman dari Japan Foundation ke Kota Kupang.

Keterlibatan dosen IAKN Kupang dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kampus untuk terus mendorong kolaborasi internasional, khususnya di bidang seni, budaya, dan pengembangan kreativitas. Melalui interaksi langsung dengan seniman mancanegara, para dosen memperoleh ruang untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada mitra internasional.

Takuju Project berawal dari sebuah diskusi sehari yang berkembang menjadi ruang kreatif lintas disiplin. Meskipun berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, proses kolaborasi tersebut menghadirkan pengalaman artistik yang berkesan bagi para performer, praktisi seni, akademisi, dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini membuktikan bahwa perbedaan budaya justru dapat menjadi sumber inspirasi dalam melahirkan karya-karya baru yang inovatif.

Proyek ini diinisiasi oleh Cynthia Tanjung Kambuno, M.Sn, dosen IAKN Kupang yang juga merupakan Founder L-Tri Community, sebagai wadah yang mempertemukan berbagai disiplin seni dan latar belakang budaya dalam suasana yang terbuka dan kolaboratif. Melalui Takuju Project, para peserta didorong untuk saling berbagi gagasan, bereksplorasi, dan membangun jejaring kreatif yang mampu menghasilkan karya seni dengan perspektif global tanpa meninggalkan identitas budaya masing-masing.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., mengapresiasi keterlibatan dosen IAKN Kupang dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi internasional di bidang seni dan budaya merupakan bagian penting dari penguatan kapasitas akademik sekaligus wujud nyata implementasi tridarma perguruan tinggi.

“Kegiatan seperti ini membuka ruang dialog antarbudaya yang sangat berharga. Dosen tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik dan artistik, tetapi juga menjadi duta budaya yang memperkenalkan nilai-nilai lokal kepada masyarakat internasional. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan melahirkan karya-karya yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, seni, dan masyarakat,” ujar Rektor.

Melalui semangat kolaborasi yang diusung Takuju Project, IAKN Kupang terus mendorong sivitas akademika untuk aktif membangun jejaring global, memperkuat diplomasi budaya, serta menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan seni, pendidikan, dan kebudayaan di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis : Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media