IAKN Kupang (Kemenag RI) – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melaksanakan Apel Kesadaran pada Senin (20 April 2026 ) yang dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. I Made Suardana, M.Th. Kegiatan yang biasanya dilaksanakan setiap tanggal 17 ini diikuti oleh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, dengan tujuan memperkuat kesadaran bersama dalam membangun institusi yang unggul dan berdaya saing.
Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya kesadaran akan nilai kebersamaan di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk menghindari narasi negatif, tidak melakukan intervensi yang memicu perpecahan, serta tidak membedakan suku, ras, agama, dan latar belakang budaya. Menurutnya, kepemimpinan merupakan ruang aktualisasi yang dijalankan dalam tanggung jawab kultural dan kelembagaan, sehingga mampu menghadirkan harmoni di tengah keberagaman.
Rektor juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam mempertanggungjawabkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Ia memberikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan yang tetap bekerja secara konsisten tanpa terpengaruh dinamika yang ada. Dalam situasi keterbatasan anggaran, termasuk adanya kebijakan blokir dan penyesuaian anggaran oleh pemerintah, seluruh civitas diharapkan tetap fokus bekerja serta mampu menghadirkan kreativitas dalam menjalankan program-program kelembagaan.
Lebih lanjut, Rektor mengapresiasi langkah proaktif beberapa fakultas yang telah melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), baik melalui media sosial maupun kegiatan langsung ke sekolah-sekolah di dalam dan luar Kota Kupang yang dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian. Ia mendorong seluruh unit yang belum melaksanakan kegiatan serupa agar tetap berinisiatif dan kreatif meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Terkait PMB tahun 2026, Rektor menyampaikan target penerimaan mahasiswa baru sebesar 1.500 mahasiswa. Hingga saat ini, pada jalur seleksi nasional telah tercatat 427 pendaftar dengan akun aktif, namun masih terdapat kendala dalam proses verifikasi berkas. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh panitia dan tim kerja untuk bersama-sama membantu proses administrasi agar seluruh pendaftar dapat terverifikasi tepat waktu.
Selain itu, upaya percepatan alih bentuk kelembagaan dari IAKN menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) terus dilakukan. Proposal awal telah diajukan dan akan segera ditindaklanjuti. Dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, dan kelembagaan, IAKN Kupang dinilai telah memenuhi sebagian besar persyaratan, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu dipenuhi, seperti penambahan guru besar dan penguatan program studi unggulan.
Dalam bidang akademik, Rektor juga menyampaikan perkembangan pembukaan beberapa program studi baru, seperti Teknologi Pendidikan, Seni Tari, Magister Seni, dan Pendidikan Profesi Guru (PPG), yang sedang dalam proses pengusulan dan akreditasi. Di samping itu, upaya penambahan beasiswa kemitraan terus diupayakan, meskipun terdapat beberapa kebijakan penyesuaian dari pemerintah terkait pengelolaan beasiswa.
Pada bagian akhir arahannya, Rektor menekankan pentingnya penguatan budaya mutu kelembagaan. Dengan adanya instrumen akreditasi terbaru, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) diharapkan mampu mengawal peningkatan mutu secara lebih terukur dan sistematis. Melalui LP2M, para dosen juga didorong untuk aktif menghasilkan karya ilmiah setiap tahun, baik dalam bentuk buku referensi, monograf, book chapter, maupun publikasi pada jurnal terakreditasi sesuai dengan ketentuan terbaru.
Apel Kesadaran ini menegaskan pentingnya sinergi dan tanggung jawab bersama dalam setiap lini kerja di lingkungan IAKN Kupang. Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan komitmen terhadap budaya mutu, seluruh civitas akademika diharapkan mampu terus bergerak maju, menjawab tantangan, serta berkontribusi nyata dalam penguatan dan pengembangan institusi ke depan.
Penulis : Philby Tafuakan, M.Sn
Editor: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh


