IAKN Kupang (Kemenag) – Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Kupang melaksanakan kegiatan bertajuk KoMUSIKasi – Music: The Soul’s Language di Atrium Lippo Plaza Kupang pada Kamis (19/06/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengembangan akademik, spiritual, dan sosial yang diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis tugas akhir mahasiswa.
Ketua panitia, Januar Daniel Maxfrid Rohi, MH, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan juga merupakan ujian akhir atau skripsi dalam bentuk konser resital dari 11 mahasiswa yang diuji langsung saat kegiatan berlangsung. Kegiatan ini dimaknai sebagai sarana untuk memuji Tuhan serta menyampaikan pesan tentang kemanusiaan, keadilan, dan kasih. Ia juga menambahkan bahwa konser ini menjadi media komunikasi iman yang berdampak dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.
Kegiatan dibuka dengan penampilan Ensembless Brass membawakan aransemen lagu Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) nomor 46 “Dari Kungkungan Duka Kelam” oleh Novi Marliyani Nafi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Gereja. Lagu ini memberi semangat bahwa dalam Tuhan ada harapan dan pembebasan. Penampilan selanjutnya yaitu Paduan Suara Anak yang membawakan lagu “Let It Be” dari The Beatles, diaransemen oleh Listiani Kapitan. Lagu ini memiliki makna penerimaan dan kebijaksanaan dalam menghadapi hidup.
Penampilan-penampilan selanjutnya diisi dari berbagai prodi yang ada di Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Kupang. Misalnya Solo Gitar oleh Metus Tafuli dari prodi prodi seni pertunjukan keagamaan, tarian Tafen Pah dari prodi Pendidikan Seni Keagamaan, ansamble sasando oleh Joanda Sesfao dari prodi Pendidikan musik gereja dan berbagai penampilan lain yang disajikan di antaranya yaitu: Solo piano, Paduan suara, quartet vocal yang membawakan lagu yang liriknya diciptakan oleh rektor IAKN Kupang, tarian, ansamble gitar, band, ansamble sasando dan berbagai pertunjukan lainnya.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari pembelajaran berbasis luaran yang dapat dipublikasikan dan dipertanggungjawabkan secara akademik. Rektor juga menekankan pentingnya seni sebagai bentuk keluhuran budaya yang harus diintegrasikan ke dalam ruang-ruang pembelajaran. Lebih lanjut, Rektor mendorong agar karya-karya seni mahasiswa tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga membawa nilai spiritualitas dan manfaat sosial bagi masyarakat.
Konser ini tidak hanya menarik perhatian civitas akademika, tetapi juga warga Kota Kupang dan pengunjung Lippo Plaza. Seorang penonton, Reksi, yang juga seorang pegiat seni, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan bagus. Menurut pengalaman beliau, ini adalah penilaian tugas akhir pertama sebuah kampus yang dilaksanakan di ruang publik. Reksi sangat berterima kasih kepada IAKN Kupang dan berharap ke depannya kegiatan ini semakin dioptimalkan.
Penulis : Yoel Umbu Runga Riti
Editor : Merling Messakh
Foto : Fredy Duka
Administrator : Yermi Solukh



