IAKN Kupang (Kemenag RI) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang secara resmi membuka kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Senin, 29 Juni 2026. Sebanyak 1.028 mahasiswa akan diterjunkan ke lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KKN, dosen, tenaga kependidikan, serta pimpinan IAKN Kupang.
Kegiatan dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Bethseba Fanggidae-Nunuhitu, M.Th. Renungan diambil dari Lukas 5:17-20, yang menekankan pentingnya kehadiran yang membawa pertolongan dan pemulihan bagi sesama. Pesan tersebut menjadi dasar rohani bagi para mahasiswa yang akan melaksanakan pelayanan dan pengabdian di tengah masyarakat.
Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Yefta Bako, M.Sn, menjelaskan bahwa KKN merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan KKN meliputi tiga hal: mengintegrasikan ilmu pengetahuan ke dalam program nyata di masyarakat, meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, serta memberdayakan masyarakat desa. Kegiatan pembekalan dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 29 Juni hingga Rabu, 1 Juli 2026.
Lokasi pelaksanaan KKN mencakup lima wilayah di Provinsi NTT, yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sabu Raijua, dan Kabupaten Rote Ndao. Sebaran lokasi ini menunjukkan upaya IAKN Kupang dalam memperluas jangkauan pengabdian mahasiswa ke berbagai daerah yang membutuhkan.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, dalam sambutan sekaligus pembukaan kegiatan menyatakan bahwa KKN merupakan bentuk pertanggungjawaban mutu lulusan IAKN Kupang kepada masyarakat. “KKN harus dimaknai sebagai bentuk penilaian kita secara internal dan penilaian masyarakat terhadap kualitas lulusan IAKN Kupang,” tegasnya. Rektor juga mendorong agar kerja sama strategis dengan pihak eksternal untuk pelaksanaan KKN terus ditingkatkan, dengan target ke depan agar KKN dapat dilaksanakan di luar wilayah NTT. Ia mengajak seluruh mahasiswa untuk memberikan dampak nyata di desa tempat mereka ditugaskan.
Kegiatan pembukaan pembekalan KKN juga dihadiri oleh mahasiswa dan pimpinan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Kibaid Makale yang sedang melaksanakan kunjungan misi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan IAKN Kupang. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa STT Kibaid Makale turut berpartisipasi dengan menampilkan tarian dan menyanyikan lagu pujian, sehingga menambah semarak suasana pembukaan.
Selama tiga hari pembekalan, mahasiswa akan mendapatkan materi dari tiga narasumber, yaitu Dr. Hendrik Sony Paattang, M.Th (Wakil Ketua I STT Kibaid Makale), I Ketut Suji, S.Ag, M.Si (Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT), dan Pdt. Jontry Salukfeto, MM. Pemilihan narasumber lintas institusi dan latar belakang ini dimaksudkan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat yang beragam.
IAKN Kupang berharap program KKN tahun ini dapat memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat desa di NTT sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran bermakna bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan studi mereka.
Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Yermi Solukh


