IAKN Kupang (Kemenag RI) – Tiga program studi pada Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) yakni Prodi Pendidikan Musik Gereja (PMG), Prodi Musik Gereja (Muger), dan Prodi Seni Pertunjukan Keagamaan (SPK) mengadakan rapat untuk mengevaluasi proses pembelajaran tahun ajaran 2025/2026 pada Rabu, 22/07/2026. Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau keseluruhan pelaksanaan perkuliahan yang berlangsung selama semester genap yang baru saja selesai.
Rapat evaluasi ini dipimpin oleh tiga koordinator program studi, yaitu Patce Snae, M. Sn. , selaku Koordinator Program Studi Musik Gereja; Desty A. Bekuliu, S. Pd. , selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Musik Gereja; dan Yefta Bako, M. Sn. , selaku Koordinator Program Studi Seni Pertunjukan Keagamaan. Ketiga koordinator secara bergiliran mempresentasikan hasil pengawasan terhadap proses pembelajaran di program studi masing-masing selama semester terakhir.
Dalam rapat tevaluasi, ketiga koordinator menyampaikan beberapa catatan evaluasi yang perlu diperhatikan oleh semua dosen pengampu mata kuliah. Secara umum, terdapat tiga catatan utama yang menjadi perhatian dalam rapat evaluasi kali ini. Pertama, kewajiban untuk menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara komprehensif dan terstruktur sebelum pelaksanaan perkuliahan dimulai. RPS dianggap sebagai dokumen penting yang menjadi acuan agar proses pembelajaran berjalan dengan tujuan, hasil, dan indikator penilaian yang jelas dan terukur. Prodi menekankan bahwa pelaksanaan perkuliahan harus dilakukan secara efektif hingga 16 kali pertemuan sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan. Jumlah pertemuan ini menjadi salah satu indikator penting dalam memastikan tercapainya semua materi dan tujuan pembelajaran mata kuliah. Selain itu, semua dosen diharapkan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di kelas dari segi metode pengajaran, manajemen waktu, serta interaksi dengan mahasiswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Selain evaluasi di bidang pengajaran, program studi berharap agar semua administrasi serta proses penelitian dan pengabdian yang belum dilaksanakan dapat segera dilakukan, dan bagi yang telah dilaksanakan, semua administrasi seperti publikasi dan laporan bisa diselesaikan dengan cepat agar tidak ada tunggakan di program studi.
Ketiga koordinator program studi berharap hasil evaluasi ini dapat ditindaklanjuti oleh semua dosen di lingkungan Program Studi PMG, Muger, dan SPK sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran pada semester yang akan datang. Penyusunan RPS yang baik, disiplin dalam memenuhi jumlah pertemuan, serta peningkatan efektivitas pengajaran diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas lulusan yang kompeten di bidang musik gereja dan seni pertunjukan keagamaan.
Rapat evaluasi ini juga menjadi kesempatan bagi para dosen untuk saling berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi selama proses perkuliahan dan merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih jelas menjelang semester ganjil yang akan datang.
Penulis : Agnes Emalisa Bauana
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh


