IAKN Kupang (Kemenag) – Dalam upaya mempercepat langkah transformasi institusi dan memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo.
Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh kedua belah pihak di Gedung Rektorat Kampus I UIN Palopo, Sulawesi Selatan, pada Senin (22/12/2025).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., dan Rektor UIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, M.Ag. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi bentuk komitmen penguatan sesama Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di bawah naungan Kementerian Agama RI.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., menjelaskan bahwa kunjungan ini membawa misi khusus, yaitu mempelajari rekam jejak dan strategi UIN Palopo dalam melakukan alih status kelembagaan. Sebagai informasi, UIN Palopo telah resmi bertransformasi dari IAIN menjadi Universitas melalui Peraturan Presiden pada Mei 2025 lalu.
“Kami hadir untuk belajar secara langsung dari pengalaman UIN Palopo, mulai dari tahapan alih status sampai pengelolaan manajerial pasca-transformasi. IAKN Kupang saat ini tengah mempersiapkan kapasitas internal untuk transformasi kelembagaan,” ujar Dr. I Made Suardana.
Ia berharap, kemitraan ini tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan berlanjut pada program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi dosen maupun tenaga kependidikan di IAKN Kupang.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAKN Kupang, Maryon Pattinaja, Ph.D., menekankan pentingnya pendampingan dari institusi yang telah berpengalaman. Menurutnya, UIN Palopo merupakan mitra strategis untuk membantu IAKN Kupang memenuhi berbagai persyaratan teknis dan substantif dalam proses alih status IAKN Kupang menuju Universitas.
“Kami membutuhkan pendampingan, khususnya dalam pemenuhan indikator akademik dan kelembagaan. Kami berharap UIN Palopo dapat menjadi mentor dalam perjalanan IAKN Kupang menjadi perguruan tinggi yang unggul,” ungkap Maryon.
Rektor UIN Palopo, Dr. Abbas Langaji, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran pimpinan IAKN Kupang. Ia menekankan bahwa keberhasilan alih status yang diraih UIN Palopo merupakan hasil dari perencanaan matang dan komitmen sistemik yang panjang.
“Alih bentuk kelembagaan adalah proses yang membutuhkan ikhtiar kolektif. Pertemuan ini adalah langkah baik untuk pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia ke depan,” tegas Rektor UIN Palopo. Dalam penjelasan lebih lanjut, Rektor UIN Palopo juga menjelaskan beberapa strategi teknis dan substantif yang dapat dipedomani IAKN Kupang dalam proses transformasi kelembagaan.
Hadir mendampingi Rektor UIN Palopo dalam acara tersebut, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Masruddin, M.Hum; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Dr. Takdir, S.H.,M.H.,M.K.M; Plt. Kepala Biro AUAK, Saepul, S.Ag., M.Pd.I., serta para Dekan dan Ketua Lembaga di lingkungan UIN Palopo. Sementara itu, delegasi IAKN Kupang terdiri dari unsur pimpinan serta perwakilan dosen.*
Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor: Merling Messakh
Administrator : Yermi Solukh



