IAKN Kupang (Kemenag RI) – Sivitas akademika Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang mengawali aktivitas pekan kerja dengan mengikuti apel pagi yang dilanjutkan ibadah bersama di lingkungan kampus pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, mengevaluasi pelaksanaan program kerja, sekaligus memperteguh komitmen pelayanan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Apel pagi dipimpin oleh Direktur Pascasarjana IAKN Kupang, Dr. Ezra Tari, M.Th. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk menyelesaikan berbagai agenda strategis akademik yang memasuki akhir semester.
Dr. Ezra Tari, M.Th menekankan pentingnya percepatan pengisian nilai di Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) agar seluruh proses akademik dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan agar setiap unit segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik maupun nonakademik selama Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bahan perbaikan pada tahun berikutnya.
Selain itu, ia mendorong seluruh dosen untuk tetap bersemangat menyelesaikan penelitian yang sedang berjalan sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Dr. Ezra Tari meminta agar setiap aktivitas yang telah dilaksanakan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga dipublikasikan dalam bentuk berita dan disampaikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai bagian dari dokumentasi serta diseminasi capaian institusi.
Memasuki masa akhir penerimaan mahasiswa baru, ia juga mengajak seluruh sivitas akademika memberikan dukungan penuh terhadap proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang akan berakhir pada 31 Juli 2026. Di samping itu, perhatian juga diberikan kepada dosen pendamping lapangan yang sedang mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
“Kita perlu memberikan dukungan kepada para dosen pendamping lapangan agar mahasiswa KKN benar-benar memperoleh pengalaman belajar yang bermakna melalui praktik langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Dr. Ezra Tari mengingatkan seluruh peserta apel mengenai hakikat pengabdian sebagai insan akademik.
“Siapakah kita ini? Kita adalah hamba yang harus melakukan apa yang memang menjadi tugas dan tanggung jawab kita,” pesannya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Dr. Nelci Nafalia Ndolu, M.Th. Dalam khotbah yang diambil dari Yohanes 4:13–14, ia mengangkat tema “Tetap Mengalir di Tengah Kekeringan.”
Melalui perikop tentang Yesus dan perempuan Samaria, Dr. Nelci mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjadi sumber kehidupan, pengharapan, dan berkat di tengah berbagai tantangan pelayanan maupun pekerjaan. Ia menegaskan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk terus mengalirkan kasih, semangat, dan integritas, sebab sumber kehidupan sejati berasal dari Kristus yang tidak pernah kering.
Setelah ibadah, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAKN Kupang, Maryon D. Pattinaja, Ph.D., menyampaikan arahan terkait sejumlah agenda prioritas institusi.
Ia kembali mengingatkan seluruh dosen agar segera menyelesaikan pengisian nilai pada SIAKAD sehingga proses administrasi akademik dapat dituntaskan tepat waktu. Selain itu, setiap fakultas, Pascasarjana, dan unit diminta segera melaksanakan evaluasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai dasar penyusunan program kerja berikutnya.
Terkait penelitian, Maryon Pattinaja mengajak seluruh kelompok penelitian yang belum menyelesaikan kegiatannya agar tetap berkomitmen menyelesaikan penelitian sesuai target yang telah ditetapkan. Sementara untuk Pengabdian kepada Masyarakat, ia mengingatkan bahwa luaran tidak hanya berupa publikasi ilmiah di jurnal, tetapi juga luaran tambahan berupa berita yang dapat dipublikasikan sebagai bentuk diseminasi kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa proses PMB akan segera berakhir pada 31 Juli 2026 sehingga seluruh sivitas akademika diharapkan terus berpartisipasi aktif mendukung pencapaian target penerimaan mahasiswa baru.
Mengenai pelaksanaan KKN yang sedang berlangsung di berbagai wilayah, Maryon Pattinaja menegaskan bahwa program tersebut harus menjadi implementasi nyata Asta Protas Kementerian Agama sekaligus mendukung Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan.
Melalui apel pagi dan ibadah bersama ini, IAKN Kupang kembali meneguhkan komitmennya untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas, sekaligus memperkuat nilai-nilai pelayanan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi demi menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan yang berdampak bagi masyarakat.
Penulis: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh


