Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Semangat Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” mewarnai pelaksanaan Apel Senin di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang. Apel yang diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika ini tidak hanya menjadi momentum penyampaian agenda strategis kelembagaan, tetapi juga menghadirkan siswa-siswi Excellent Spirit Christian School (ESCS) dan SMAN 4 Kupang sebagai bentuk kepedulian kampus terhadap pembinaan karakter generasi muda.

Kehadiran para pelajar memberikan nuansa berbeda pada apel pagi. Mereka tidak hanya menjadi tamu, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan sebagai simbol bahwa anak-anak merupakan bagian penting dalam perjalanan membangun masa depan bangsa. Momentum ini sejalan dengan komitmen IAKN Kupang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAKN Kupang, Dr. Hasudungan Sidabutar, M.Pd., menyampaikan sejumlah arahan strategis terkait penguatan tata kelola institusi.

Dalam arahannya, Dr. Hasudungan menegaskan pentingnya seluruh pimpinan unit segera menyelesaikan penyusunan peta risiko sebagai bagian dari implementasi manajemen risiko dan penguatan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di lingkungan kampus. Menurutnya, manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan seluruh fakultas dan Program Pascasarjana untuk terus mengoptimalkan capaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) menjelang penutupan pendaftaran pada 31 Juli 2026. Sesuai target dalam Rencana Strategis (Renstra), IAKN Kupang menargetkan penerimaan 1.500 mahasiswa baru, yang terdiri atas 800 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), 350 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Keagamaan Kristen (FISKK), 400 mahasiswa Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK), dan 150 mahasiswa Program Pascasarjana.

Selain itu, Kepala SPI menginstruksikan unit-unit terkait untuk segera menuntaskan pengecekan data mahasiswa melalui jalur TIPD, mempercepat proses verifikasi SK Kelulusan Mahasiswa Baru Periode I dan II, serta mempersiapkan data calon wisudawan Periode II melalui sinkronisasi data antarunit agar seluruh proses administrasi akademik berjalan tepat waktu.

Menyampaikan pesan dari LPPM, Dr. Hasudungan Sidabutar juga mengimbau seluruh dosen agar terus merealisasikan kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan penelitian dan PkM hendaknya tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga dipublikasikan dalam bentuk berita sebagai media sosialisasi untuk memperkenalkan berbagai kontribusi IAKN Kupang kepada masyarakat luas.

Mengakhiri arahannya, ia mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan pembangunan Zona Integritas sebagai budaya kerja bersama.

“Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator administrasi, tetapi harus menjadi komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Suasana apel menjadi semakin bermakna ketika peringatan Hari Anak Nasional dihadirkan secara nyata melalui keterlibatan rombongan Excellent Spirit Christian School (ESCS) dan SMAN 4 Kupang yang terdiri atas 11 siswa dan tiga guru pendamping di bawah koordinasi Sandy Neolaka, S.Pd.

Usai pembina apel menyampaikan arahannya, salah seorang perwakilan siswa diberikan kesempatan untuk membacakan kembali poin-poin penting arahan pembina apel di hadapan seluruh peserta apel. Momen tersebut menjadi simbol bahwa suara anak-anak patut didengar sekaligus menunjukkan bahwa nilai-nilai disiplin, integritas, tanggung jawab, dan semangat belajar perlu ditanamkan sejak dini.

Melalui pembacaan tersebut, para siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi turut mengambil bagian dalam menyampaikan pesan-pesan penting mengenai tata kelola, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan budaya integritas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk edukasi yang memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi kepada generasi muda dan menumbuhkan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Peringatan Hari Anak Nasional di lingkungan IAKN Kupang menjadi pengingat bahwa membangun masa depan bangsa tidak hanya dilakukan melalui ruang kelas, tetapi juga melalui keteladanan, pelibatan aktif, dan pemberian ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, serta berani menyampaikan gagasan.

Melalui rangkaian Apel Senin tersebut, IAKN Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu layanan akademik, mengoptimalkan capaian Penerimaan Mahasiswa Baru, memperkuat implementasi Zona Integritas, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang berkarakter, berintegritas, dan siap membangun masa depan bangsa.

Penulis: Philby Tafuakan dan Merling Messakh
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media