IAKN Kupang (Kemenag) — Mahasiswa kelas 6A Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD) IAKN Kupang melaksanakan kegiatan santap siang bersama yang menghadirkan Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th; Wakil Rektor I, Maryon D. Pattinaja, Ph.D; dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, serta dosen-dosen lainnya. Kegiatan ini berlangsung hangat di lingkungan kampus IAKN Kupang pada Jumat (13/6/2025).
Yang menarik, seluruh sajian makanan dan minuman dalam kegiatan ini merupakan hasil karya mahasiswa sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Kewirausahaan yang diampuh oleh Kaleb Lelo, M.Pd. Produk atau karya tersebut merupakan bentuk nyata dari capaian pembelajaran mahasiswa, yang tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga pada proses dan keterampilan yang dibentuk selama proses perkuliahan.
Dalam sapaannya, Rektor IAKN Kupang menegaskan pentingnya desain pembelajaran yang menghasilkan output dalam pendidikan formal. “Pembelajaran dirancang untuk pencapaian yang terukur melalui indikator tertentu. Namun lebih dari itu, pencapaian belajar juga harus mampu menginternalisasikan karakter dan keterampilan di dalamnya,” ujarnya.
Rektor juga menambahkan bahwa capaian pembelajaran dalam mata kuliah Kewirausahaan dapat dilihat dari kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan produk, dan juga salah satunya adalah keterampilan dalam menyajikan makanan bergizi. “Menghidangkan makanan bukan hanya tindakan sederhana. Ini adalah bentuk melayani kehidupan,” kata Rektor, menekankan nilai spiritual dalam praktik pembelajaran.
Dosen pengampu mata kuliah, Kaleb Lelo, M. Pd, menjelaskan bahwa mahasiswa perlu dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat. “Mata kuliah kewirausahaan menuntut mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan spesifik, termasuk kemampuan menghasilkan produk-produk bernilai jual. Harapan kami, mahasiswa dibekali keterampilan yang produktif dan kontekstual,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa, Febi Bois, menyampaikan harapannya terhadap pengembangan kualitas pembelajaran. “Semoga ke depannya pembelajaran di kampus IAKN Kupang semakin berkualitas, sehingga kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk kehidupan bermasyarakat,” tutur Febi.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di IAKN Kupang tidak hanya terfokus pada aspek teori, tetapi juga memberi ruang kontekstual pada praktik langsung yang membentuk karakter, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia nyata.*
Penulis: Yoel Umbu Runga Riti
Editor : Merling Messakh
Administrator : Yermi Solukh



