Previous Next

IAKN Kupang (Kemenag RI) – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Satuan Pengawasan Internal (SPI) mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Teknis Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, 17 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan inisiasi Forum Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) PTKKN Kementerian Agama yang diikuti oleh Ketua, Sekretaris, dan Auditor SPI dari tujuh PTKKN di Indonesia Timur. FGD dilaksanakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi mengenai implementasi SPIP, memperkuat fungsi pengawasan internal, serta meningkatkan sinergi antarperguruan tinggi dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, efektif, dan berintegritas.

Pelaksanaan FGD menghadirkan narasumber dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Syarif Syahrir Malle, S.E., M.Si., CGRM, yang memberikan pemaparan teknis mengenai pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas SPIP. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar dan tujuan penerapan SPIP, mekanisme pelaksanaan penilaian mandiri, tata cara pengisian instrumen penilaian, hingga strategi peningkatan tingkat maturitas SPIP di lingkungan perguruan tinggi.

Selain itu, narasumber juga menjelaskan tahapan pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) SPIP, mulai dari proses pembentukan, struktur organisasi, pembagian tugas dan fungsi masing-masing anggota, hingga mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan penilaian maturitas SPIP. Penjelasan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi setiap PTKKN dalam membentuk tim yang mampu menjalankan proses penilaian secara efektif, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selama diskusi berlangsung, peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait implementasi SPIP di masing-masing perguruan tinggi. Berbagai isu strategis turut dibahas, di antaranya pengelolaan risiko, penguatan pengendalian intern, pelaksanaan audit internal, penyusunan eviden pendukung, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan tingkat maturitas SPIP secara berkelanjutan.

Kepala SPI IAKN Kupang, Dr. Hasudungan Sidabutar, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan penilaian maturitas SPIP sekaligus menjadi ruang belajar bersama bagi seluruh SPI PTKKN.

“FGD ini sangat bermanfaat dalam menyamakan persepsi terkait implementasi SPIP di lingkungan PTKKN. Melalui forum ini kami memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai mekanisme penilaian maturitas, pembentukan Satgas SPIP, hingga penyusunan eviden yang sesuai dengan ketentuan. Pengetahuan ini akan menjadi bekal penting bagi SPI IAKN Kupang dalam memperkuat budaya pengawasan dan pengendalian intern di lingkungan institusi,” ujar Dr. Hasudungan Sidabutar.

Bagi IAKN Kupang, keikutsertaan dalam FGD ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Melalui pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme penilaian maturitas SPIP, diharapkan proses implementasi SPIP di lingkungan IAKN Kupang dapat berjalan lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., memberikan apresiasi atas partisipasi aktif SPI IAKN Kupang dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berintegritas.

“Kami mengapresiasi keikutsertaan SPI IAKN Kupang dalam FGD ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengawasan internal. Penguatan implementasi SPIP bukan sekadar memenuhi tuntutan administrasi, tetapi menjadi instrumen strategis untuk membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi,” ungkap Rektor.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan SPI sejalan dengan komitmen IAKN Kupang dalam mewujudkan Good University Governance melalui tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

FGD yang dilaksanakan secara daring ini juga memberikan manfaat sebagai media koordinasi dan pembelajaran bersama antar-SPI PTKKN. Melalui forum tersebut, setiap perguruan tinggi memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta merumuskan solusi bersama dalam penguatan sistem pengendalian intern.

Ke depan, kolaborasi dan sinergi antar-SPI PTKKN diharapkan terus terjalin guna memperkuat budaya pengendalian, meningkatkan efektivitas pengawasan internal, serta mendukung terwujudnya Good University Governance di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri Kementerian Agama. Dengan pengawasan internal yang semakin profesional dan implementasi SPIP yang semakin matang, kualitas tata kelola perguruan tinggi diharapkan terus meningkat sehingga mampu mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Penulis: Annisa E. Sairlay
Editor: Merling Messakh
Administrator: Yermi Solukh

Silakan Ikuti IAKN Kupang di Social Media