IAKN Kupang (Kemenag RI) — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan akademik yang aman, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Penegasan tersebut disampaikan Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th., saat menjadi pembina Apel Kesadaran yang digelar di lingkungan IAKN Kupang, Kamis (17/9/2026).
Apel Kesadaran diikuti oleh seluruh civitas akademika IAKN Kupang. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga etika, menghormati sesama, serta menolak segala bentuk kekerasan dan intimidasi di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa tindakan penghinaan maupun kekerasan tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh dinormalisasi oleh siapa pun. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak boleh dinormalisasi, baik dalam interaksi antara pimpinan dan bawahan, dosen dan mahasiswa, maupun antarsesama civitas akademika. Menurutnya, budaya akademik yang sehat harus dibangun melalui sikap saling menghargai, komunikasi yang baik, serta kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan pertanggungjawaban.
“Semua kita punya masa untuk pertanggungjawaban. Karena itu, lakukan segala sesuatu dengan baik,” pesan Rektor.
Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk membangun kehidupan kampus berdasarkan prinsip kejujuran dan kebersamaan. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan akademik di IAKN Kupang.
“Bangun prinsip kejujuran, prinsip kebersamaan. Kita semua ada dalam satu prinsip bahwa kita bersaudara,” ungkapnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh warga IAKN Kupang untuk menjadikan kampus bukan hanya sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga sebagai ruang untuk menumbuhkan karakter, integritas, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.
Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka & Kenneth
Administrator: Yermi Solukh



