Tag Archives: IAKN Kupang Dukung Penurunan Angka Stunting di Timor Tengah Selatan

IAKN Kupang Dukung Penurunan Angka Stunting di Timor Tengah Selatan

IAKN Kupang (Kemenag) – – – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd ke Desa O’besi, Kecamatan Mollo Utara Pada Jumat (7/06/2024), yang juga merupakan Desa Moderasi Beragama binaan IAKN Kupang.

Dirjen Bimas Kristen, didampingi oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Y. Natonis, M.Si, dan sejumlah pejabat IAKN Kupang, menghadiri acara sosialisasi yang bertujuan untuk mencegah stunting dan human trafficking. Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang dilakukan secara adat oleh tokoh adat dan para amaf.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan, Yohanis Lakapu, S.E., mengapresiasi kehadiran Dirjen Bimas Kristen dan kontribusi IAKN Kupang dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut. “Awalnya, Kabupaten TTS memiliki angka stunting tertinggi di Indonesia, yakni sebesar 46%. Dalam kurun waktu beberapa tahun, melalui kerja keras pemerintah daerah yang didukung oleh berbagai elemen termasuk IAKN Kupang, angka stunting berhasil diturunkan menjadi 20,1%. Kami terus berupaya menurunkannya hingga mencapai 14%,” ujar Yohanis Lakapu.

Yohanis juga menyebutkan bahwa upaya penurunan angka stunting tidak lepas dari dukungan Presiden RI, Joko Widodo, yang secara langsung mengunjungi Kabupaten TTS untuk melihat perkembangan penanganan stunting. “Dukungan dari pemerintah pusat sangat penting, namun peran serta dari masyarakat dan lembaga pendidikan seperti IAKN Kupang juga sangat krusial,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret dari IAKN Kupang kepada desa O’besi dan desa Oinlasi sebagai desa binaan moderasi beragama IAKN Kupang, masyarakat diberikan 800 anakan cabe dan pepaya california, 100 rak telur serta 100 dus susu sebagai upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan membantu memperbaiki gizi anak-anak di desa tersebut. Bantuan ini langsung diserahkan oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.

Rektor IAKN Kupang, Dr. Harun Y. Natonis, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IAKN Kupang berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “IAKN Kupang siap menjadi garda terdepan dalam penguatan moderasi beragama dan pengabdian kepada masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting,” tegasnya.

Selain penyerahan bantuan, acara ini juga diisi dengan sosialisasi pencegahan stunting dan human trafficking yang diadakan oleh panitia dari IAKN Kupang. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak-anak dan bahaya perdagangan manusia.

Penulis: Merling Messakh
Foto: Fredy Duka
Administrator: Melki Saekoko