STAKN GELAR PERTEMUAN TOKOH AGAMA DAN TOKOH PENDIDIKAN

Selama 3 hari berturut-turut sejak tanggal 03-05 September 2014, Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang menggelar Kegiatan Pertemuan Tokoh Agama dan Tokoh Pendidikan di Nusa Tenggara Timur, yang berlangsung di Hotel Romyta Kupang. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur-unsur tokoh agama dan tokoh pendidikan yakni utusan dari gereja-gereja, yang terdiri dari para pendeta/gembala dari berbagai denominasi gereja dan juga beberapa Ketua-ketua Klasis, utusan dari pihak sekolah dan dari STAKN berjumlah 80 orang.

Dalam sambutannya membuka kegiatan, Harun Y. Natonis,S.Pd, M.Si, Ketua STAKN Kupang memaparkan berbagai hal yang telah dicapai oleh STAKN Kupang selama 2 tahun sejak diresmikan penegriannya oleh Menteri Agama pada tahun 2012. Misalnya visi dan misi, program-program yang sudah dilaksanakan , dan capaian-capaian lainnya. STAKN juga masih mempunyai mimpi-mimpi besar ke depan yang masih belum terwujud hingga saat ini yakni, mempunyai gedung yang memadai bagi pelaksanaan proses belajar mengajar, peningkatan kualifikasi dosen dari S2 ke S3, disamping itu juga saat ini sedang diupayakan untuk peralihan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut.

“Sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, STAKN mengemban sebuah tanggung jawab besar dalam membina para mahasiswa yang nantinya akan terjun ke masyarakat. Karena keberadaan lembaga ini tidak terlepas dari peran gereja dan lembaga pendidikan yang didalamnya ada para tokoh-tokoh agama dan tokoh pendidikan sebagai stakeholders yang senantiasa memberikan dukungan secara luar biasa bagi pengembangan pendidikan di STAKN Kupang. Kedepan STAKN Kupang ingin menjadi Produser Ilmuwan yang agamais, perisai nilai-nilai agama, pusat keunggulan studi Agama dan terlebih menjadi pendorong peradaban NTT yang agamais. Sehingga diharapkan agar setelah pertemuan ini kami boleh mendapat sejumlah rekomendasi bagi pengembangan STAKN Kupang ke depannya”, ujar Harun.

“Menyadari akan keterbatasannya sebagai sebuah Perguruan Tinggi yang baru saja berdiri, STAKN tidak hanya berdiam diri dan bergelut dengan berbagai kekurangan yang ada, namun terus berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik itu pemerintah daerah maupun Perguruan Tinggi lainnya yang ada di Nusa Tenggara Timur dan Bali. Sampai sejauh ini STAKN telah membangun kerja sama dalam bentuk MoU dengan IHDN dan UHIN Denpasar, UNDANA, Universitas Muhammadyah Kupang dan UNWIRA.

Penandatangan MoU dengan Rektor UNWIRA Kupang, berlangsung juga dalam acara pembukaan Pertemuan Tokoh Agama dan Tokoh Pendidikan kemarin(03/09) di Romyta. Rektor UNWIRA, P. Yulius Yasinto, SVD, M.A.M, Sc yang hadir pada saat itu menyambut baik kerjasama ini. Dengan kerja sama ini diharapkan dapat saling memanfaatkan potensi-potensi yang ada dari kedua pihak dalam melaksanakan, mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk pengembangan kedepan dari kedua lembaga ini.

Silakan Ikuti STAKN Kupang di Social Media

[staknkupang.ac.id]

Lainnya

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial